Watermark Sebuah Karya Itu Penting dan Ini Manfaatnya

Apa Itu Watermark?

Kejadian beberapa hari lalu, membuat saya ingin menulis perihal watermark sebuah karya. Mayoritas mungkin sudah paham apa itu watermarking dan apa fungsinya. Bagi yang belum tau, watermarking adalah pemberian tanda pada sebuah karya, baik karya digital maupun manual, biasanya watermark yang dibubuhkan itu mewakili identitas si pembuat karya, bentuknya bisa berupa tulisan, logo ataupun audio.

Kalau masih bingung, teman-teman bisa melihat hasil jepretan saya dibawah ini :

watermark sebuah karya

Saya membubuhkan watermark berupa nama dan alamat blog, semua itu bertujuan untuk memberikan informasi bahwa foto tersebut adalah milik saya sekaligus sebagai media promosi pada siapa saja yang nantinya melihat foto itu. Dengan sedikit penjelasan diatas, saya harap teman-teman sudah memiliki gambaran apa itu watermark.

Kembali ke peristiwa malam itu. Di blog ini saya membuat rubrik DESAIN GRATIS, teman-teman bisa temukan pada deretan menu diatas sana. Rubrik ini berisi quotes-quotes buatan saya dan siapapun boleh download dan pergunakan asalkan tidak menghapus watermark berupa tulisan ‘JARHIE.COM’ di setiap gambarnya. Tapi, malam itu saya kaget karena ada orang yang menggunakan salah satu quotes tersebut, meng-upload di sosial media miliknya dengan watermark saya yang sudah lenyap.

meme jessica sianida

Contoh quotes yang ada di rubrik Desain Gratis dan penggunaan watermark

Saya biasa meletakkan watermark di pojokan atau dibawah objek karya, tujuannya supaya tidak mengganggu pesan utama yang ingin saya sampaikan kepada pembaca. Tapi malam itu watermark-nya hilang entah kemana, usut punya usut ternyata si ‘mawar’ ini telah meng-edit gambarnya untuk menghilangkan watermark milik saya. Karena letaknya di pojok, dia crop gambarnya sampai watermark hilang. Padahal dengan jelas saya tuliskan bahwa syarat untuk menggunakan quotes tersebut adalah tidak menghilangkan watermark-nya.




Cerita lain, tahun lalu saya membuat karya untuk Walikota Bandung Kang Ridwan Kamil, sebuah karya digital sederhana yang saya upload di Instagram dengan tidak lupa men-tag Pak Wali. Beberapa saat kemudian ada anak SMA yang mengambil gambar itu, lalu dia meng-crop watermark milik saya dan dia upload gambar tersebut di Instagramnya sekaligus di tag ke Pak Wali juga, apa hasilnya? Kang Emil malah memberikan komen ‘terima kasih’ di akun anak SMA tersebut yang sudah ‘mencuri’ karya milik saya.

Manfaat Watermark Sebuah Karya

Bagi teman-temen yang sering posting di internet, membubuhkan watermark sebuah karya itu penting. Apa saja sih manfaat watermark?

1. Promosi

Ketika kita mempunyai sebuah karya, baik digital maupun manual, dengan membubuhkan watermark pada karya tersebut, tentu kita akan dikenal oleh orang yang melihat karya kita. Misalkan teman-teman penyuka dunia fotografi, bubuhkanlah watermark pada hasil jepretan, bisa jadi ada orang yang tertarik dengan hasil karya teman-teman, dia bisa menghubungi mungkin berniat membeli foto hasil jepretan teman-teman.

2. Identitas

Karena kita tidak mungkin menuliskan biodata diatas karya yang kita buat, watermark berfungsi untuk mewakili kita sebagai sang kreator. Bisa berupa logo atau hanya sekedar nama, buatlah sebagus mungkin dan jangan sampai menghalangi objek utama karya.

3. Hak Cipta

Watermark sebuah karya juga berfungsi sebagai hak cipta, yang melindungi karya tersebut dari pembajakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Lalu bagaimana kalau kita melihat karya yang mempunyai watermark? Kita boleh memakainya atau tidak? Tentu saja boleh asalkan tidak menghilangkan watermark, dengan watermark kita tidak perlu repot-repot lagi menuliskan sumber karyanya.

Terakhir, membubuhkan watermark sebuah karya itu penting. Penting untuk si pembuat karya karena berhubungan dengan hak cipta, penting juga untuk si pengguna/penikmat, sebagai bentuk penghargaan pada si pembuat karya.

JIKA BERMANFAAT, SILAKAN SHARE TULISAN INI YA (KLIK ICON)

2 Comments

  • memukti 08/02/2016 at 01:38

    bicara pencurian karya iya juga kita harus berhati-hati dalam merespone nya bang kalo terus-terusan kena curi kita juga yang rugi, tapi anyway gimana cara mengatasi hal tersebut bang untuk pencurian hak cipta ini. mungkin abang punya solusi gitu untuk kita-kita yang selalu kena curi?

    Reply
    • Jarhie 08/02/2016 at 01:42

      Kasus yang anak SMA tadi, saya hubungi langsung dia kemudian minta penjelasan, ternyata dia mengaku salah dan meminta maaf. Susah juga sih sebetulnya, antisipasi supaya mengurangi pencurian ini bisa dengan cara meletakkan watermark di tempat yang susah dihapus, bisa juga di tengah-tengah tapi mungkin bisa dibuat agak transparan, jadi orang susah buat ngehapusnya.

      Reply

Leave a Comment