Social Commerce: Kemudahan Belanja Melalui Media Sosial

Apakah Anda pernah mendengar istilah Social Commerce?

Kalau belum, Anda berada di tempat yang tepat, karena artikel ini akan membuka wawasan Anda terutama bagi Anda yang berprofesi sebagai pebisnis online.

Statistik Pengguna Media Sosial

Tahukan Anda Facebook merupakan media sosial yang paling banyak digunakan dunia?

Merujuk pada data yang dikeluarkan oleh Hootsuite, Facebook menempati posisi teratas sebagai media sosial dengan jumlah user paling banyak. 

Icon made by Darius Dan from www.flaticon.com

Sejak muncul ke permukaan beberapa tahun terakhir, media sosial dengan segala kemudahannya telah menjadi sarana yang paling banyak digandrungi bagi mereka yang ingin eksis, berbagi informasi bahkan menjalankan bisnis.

Fenomena ini bisa dilihat dari jumlah penggunanya yang terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Hootsuite, Facebook masih merajai tahta paling tinggi sebagai media sosial paling berkuasa di dunia.

Dari tahun ke tahun, jumlah pengguna media sosial terus melonjak, bayangkan saja, Facebook mengatakan bahwa dalam 24 jam ada sekitar 1 milyar lebih user yang aktif di Facebook dan melakukan aktivitas disana, baik update status maupun saling berbalas komentar, Anda bisa cek datanya disini.

Kalau melihat data yang dirilis oleh Instagram, 60% user mereka biasa mencari produk melalui Instagram. Dari fakta ini kita bisa menyimpulkan bahwa ada pergeseran kebiasaan yang tadinya mencari produk lewat Google, sekarang mereka lebih suka mencarinya di Instagram.

Bagi Anda pebisnis online, tentu peluang ini wajib Anda manfaatkan. Dengan potensi sedemikian besar dan cara yang tepat, dijamin jualan Anda akan laris manis tanjung kimpul.

Plus Minus Hadirnya Marketplace

Sadar atau tidak, era jual beli khususnya online mulai berubah saat hadirnya marketplace di tengah-tengah kita.

Ada banyak sisi positif, namun banyak juga sisi negatifnya, terutama untuk pebisnis online yang mungkin tidak menyadarinya.

Icon made by ultimatearm from www.flaticon.com

Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat menghadirkan era baru di sistem perniagaan hari ini, marketplace salah satunya. 

Marketplace adalah sebuah laman yang menjadi tempat berkumpulnya penjual online sekaligus pembelinya, tentu ini merupakan hal positif, tapi di balik itu ada beberapa faktor yang kalau dipikir-pikir malah merugikan dari sisi penjual.

Apa saja kira-kira?

1. Terjadinya Perang Harga

Marketplace mengumpulkan ribuan penjual online dengan produk yang sama dalam satu tempat. Cara satu-satunya agar laris adalah menekan harga sehingga margin tidak begitu optimal, maka yang terjadi ada perang harga di antara para penjual online, karena kalau harganya lebih tinggi dari yang lain, lapak dia akan sepi.

Mau tidak mau perang harga pasti terjadi, dari sisi konsumen mungkin ini hal yang menyenangkan karena bisa mendapatkan produk yang diinginkan dengan harga paling murah dengan kualitas sama.

Tapi untuk penjual, tentu ini bukan hal yang menguntungkan, karena marginnya sangat tipis.

2. Aktivitas Branding yang Tidak Maksimal

Kapan terakhir kali Anda belanja di marketplace? Apakah Anda ingat nama tokonya? Kemungkinan besar Anda lupa, iya kan? 

Padahal, dalam sebuah bisnis, branding merupakan salah satu komponen penting, makin brand Anda dikenal orang, makin loyal mereka kepada Anda.

Tapi apa yang terjadi saat Anda berjualan di marketplace? Yang terkenal malah marketplacenya, bahkan tak ada satu orang pun mengingat nama toko Anda.

3. Tidak bisa akuisisi customer

Di marketplace, Anda tidak bisa mempelajari behavior customer Anda, padahal itu adalah harta karun dalam jualan online.

Anda tidak bisa melakukan tracking seperti penanaman Google Analytic atau Facebook Pixel, itu artinya Anda tidak bisa mengakuisisi customer Anda sendiri, semua transaksinya miliki marketplace.

Peluang Baru Bernama Social Commerce

Social commerce adalah peluang baru bagi Anda pebisnis online, seperti mata air di tengah gurun pasir yang tandus.

Kemudahannya dan karakternya yang unik dijamin akan membuat jual beli online terasa lebih nyaman dan lebih mudah.

Icon made by prettycons from www.flaticon.com

Melihat statistik pengguna media sosial khususnya Facebook dan Instagram, pelaku bisnis online hendaknya memanfaatkan kesempatan ini untuk melebarkan sayapnya di kancah internet dan meraup untung semaksimal mungkin.

Semua bisa dilakukan dengan bantuan Social Commerce.

Apa itu Social Commerce? Bagaimana cara kerjanya dan bisnis apa saja yang bisa pakai Social Commerce?

Mari kita bahas satu persatu.

Apa itu Social Commerce?

Dilansir dari detik.com, social commerce adalah salah satu cabang e-commerce yang memungkinkan konsumen berinteraksi dengan difasilitasi oleh media sosial maupun interaksi sosial sesama konsumen.

Gampangnya, social commerce ialah perdagangan atau jual beli online yang dilakukan menggunakan media sosial. Dikutip dari Wikipedia, social commerce pertama kali diperkenalkan oleh Yahoo pada November 2005.

Kemudian konsep ini dikembangkan oleh David Beisel & Steve Rubel dengan mengkolaborasikan beberapa tools agar orang-orang bisa mencari produk yang mereka inginkan dan memberikan penilaian serta bisa meningkatkan kepercayaan kepada penjualnya.

Dewasa ini, social commerce Indonesia sudah berkembang sedemikian rupa dan makin powerful untuk dijadikan salah satu alternatif media untuk berjualan online.

Apakah social commerce di Indonesia itu potensial?

Saya pribadi menyambut baik dengan naik daunnya social commerce di Indonesia, kalau ditanya bagaimana potensinya di Indonesia, saya sangat optimis.

Kenapa? Karena pada dasarnya masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang senang bersosialisasi, budaya gotong royong masih erat dengan masyarakat kita, sehingga dengan memindahkan toko online ke media sosial, tentu masyarakat lebih mudah untuk menerimanya.

Alasan lainnya kenapa saya sangat optimis adalah karena data menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara ketiga paling besar jumlah pengguna media sosialnya.

Melihat data tersebut, tentu potensi yang kita miliki amatlah besar, tinggal bagaimana cara memanfaatkannya dengan alat dan cara yang benar, sehingga semuanya bisa berjalan sesuai harapan.

Langkah selanjutnya adalah menemukan tools atau cara yang tepat untuk terjun ke social commerce sehingga penjualan akan lebih maksimal, dan kalau Anda tanya saya, saya akan merekomendasikan Avana.

Selengkapnya akan saya bahas di sub-sub judul berikutnya, stay tune.

Bisnis apa saja yang bisa pakai social commerce?

Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah “Bisnis apa saja yang bisa pakai social commerce?”

Jawaban sederhananya adalah: semua bisnis yang customernya ada di media sosial.

Sekarang cek bisnis Anda, dimana customer Anda berada, apakah mereka aktif di media sosial? Kalau iya, maka Anda harus menjajal yang namanya social commerce.

Tapi, zaman sekarang mayoritas masyarakat kita sudah mempunyai akun di media sosial baik Facebook maupun Instagram, sehingga tidak akan akan lebih mudah menjangkau mereka dengan bantuan social commerce.

Kalau customer Anda terbukti ada di media sosial, sekarang waktunya Anda berkenalan dengan Avana.

Avana dan Kelebihannya

Social commerce adalah peluang baru bagi Anda pebisnis online, seperti mata air di tengah gurun pasir yang tandus.

Kemudahannya dan karakternya yang unik dijamin akan membuat jual beli online terasa lebih nyaman dan lebih mudah.

Icon made by prettycons from www.flaticon.com

Seperti janji saya sebelumnya, kita akan berkenalan dengan Avana, siapa dia dan bagaimana dia bisa membantu Anda.

Avana merupakan platform social commerce yang akan memudahkan para UKM, UMKM dan pengusaha untuk berjualan online.

Kenapa saya merekomendasikan Avana? Inilah beberapa alasan yang semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk Anda.

1. Fitur Avana Super Lengkap

Avana hadir untuk membantu para pebisnis online agar lebih mudah menjangkau customernya yang ada di media sosial.

Di Avana, Anda bisa berjualan melalui

Facebook store adalah toko online facebook page. Konsepnya sama seperti facebook store. Facebook store ini sudah sepenuhnya terintegrasi ke webstore. Konsep pembayarannya juga bisa langsung disini. Facebook store page ini tidak punya tema seperti webstote

Messenger store dari AVANA memberdayakan konsep chatting untuk berjualan. Jika pada biasanya aplikasi messenger ini hanya digunakan untuk broadcast pesan atau melakukan percakapan online, kini messenger ini bisa dijadikan katalog bisnis online. Konsepnya sama seperti Facebook store, yaitu bisa melakukan checkout.

Webstore adalah toko online website. Berbeda dengan website pada umumnya, website dari AVANA memiliki kelebihan dapat menampilkan harga, promosi, kategori produk, sampai melakukan checkout di tempat. Tampilannya berbeda dengan website biasa. Ada dua jenis tema website yang bisa dipilih yaitu, tampilan biasa dan landing page.

Berkaca dari hal tersebut, Avana menghadirkan berbagai fitur yang menurut saya sangat lengkap.

Apa saja benefit yang bisa Anda dapatkan?

Platform

  • Anda akan memiliki toko online di halaman Facebook Anda sendiri
  • Semua transaksi dilakukan di halaman Facebook tanpa harus berpindah ke website luar
  • Anda bisa mendapatkan data diri followers Anda
  • Anda bisa mendorong produk yang Anda jual ke halaman, timeline pribadi, album atau membagikannya ke teman-teman Anda
  • Anda juga bisa berjualan langsung melalui Instagram
  • Anda dapat mem-publish produk Anda ke berbagai platform pendukung, seperti WhatsApp, Line, Twitter, Blogspot dan email

Manajemen Produk

  • Anda dapat menambah atau mengedit produk di toko Facebook dan situs e-commerce dalam satu sistem pusat
  • Untuk melakukan pembelian, customer Anda hanya tinggal drag and drop saja
  • Anda bisa mengatur harga sale saat Anda mengadakan promosi
  • Anda bisa mengelola dan melacak produk yang telah ada dalam inventaris Anda
  • Anda bisa mengelompokkan produk sejenis dalam kategori masing-masing

Manajemen Order

  • Saat terjadi transaksi, Anda tidak perlu repot-repot mengeceknya secara manual, karena sistem avana akan memberitahu Anda melalui email.
  • nda bisa mengetahui sumber pesanan yang masuk, apakah melalui toko di facebook atau via e-commerce

Tentu masih banyak benefit lain yang akan Anda dapatkan, selengkapnya silahkan Anda kunjungi situs resmi Avana Indoensia.

Ini contoh tampilan dari beberapa platform Avana:

Contoh Webstore

Contoh Facebook Store

Contoh Messenger Store

2. Harga yang Ekonomis

Dengan semangat membantu para pebisnis online dan UKM, segudang fitur Avana bisa Anda nikmati dengan biaya yang sangat kompetitif.

Selain harganya yang kompetitif, durasi penggunaannya pun cukup variatif, Anda bisa menggunakannya per bulan, per tiga bulan, per enam bulan atau per satu tahun, pilihan tersebut tentu sesuai kebutuhan Anda masing-masing.

3. Sudah Banyak Kisah Sukses Berkat Avana

Walaupun masih asing di telinga orang Indonesia, ternyata social commerce yang diusung  oleh Avana telah banyak membantu pebisnis online di Indonesia.

Cerita lengkapnya bisa Anda simak di video berikut ini:

Mari Mencoba Avana

Di bagian ini saya akan mencoba membuat akun dan berjualan menggunakan Avana.

Anda bisa melihat bagaimana Avana bisa membantu bisnis Anda naik kelas dan serba otomatis.

Saya yakin cutomer Anda pun kan suka

Icon made by Eucalyp from www.flaticon.com

1. Registrasi

Avana menawarkan uji coba dulu sebelum Anda benar-benar memutuskan untuk memakainya di bisnis Anda.

Hal ini bertujuan agar Anda memahami sistem, alur dan cara kerjanya dulu.

Untuk memulai, silahkan registrasi di website Avana, atau KLIK DISINI.

Anda bisa registrasi menggunakan akun Facebook atau akun Google, silahkan gunakan mana yang menurut Anda paling mudah.

Di tulisan ini, saya memilih untuk pakai akun Google/Gmail.

Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini

Lengkapi kolom yang tersedia.

  • Shop Name : isi dengan nama toko Anda
  • Email Address : masukkan email Anda 
  • Phone Number : isi nomor telepon yang Anda gunakan
  • Language : pilih bahasa yang akan Anda gunakan
  • Kemudian klik CREATE

Selamat! Anda sudah mempunyai toko online di Avana.

2. Lengkapi Toko

Setelah resgitrasi selesai, langkah selanjutnya adalah melengkapi data yang diperlukan.

Lihat gambar di bawah ini:

Sebelum Anda bisa menggunakan fitur Avana, Anda diharuskan untuk melengkapi hal-hal berikut: cara pembayaran, info pengiriman dan upload sebuah produk.

Untuk melengkapinya, Anda bisa klik Fix it pada masing-masing bagian.

Payment methode / Cara Pembayaran

Pilih mata uang yang akan Anda gunakan, kalau rupiah, Anda bisa memilih IDR (Indonesian Rupiah).

Kemudian klik +Tambah Informasi Bank Baru > Masukkan detail akun Bank > Ceklis opsi Manual Payment > Save

Lakukan hal yang sama pada opsi pengiriman, menunya cukup mudah dan saya yakin Anda bisa mengisinya sendiri

3. Upload Produk

Ini adalah bagian terpenting dalam penjualan, yaitu adanya produk yang dijual.

Di tahap ini Anda diharuskan mengunggah produk yang akan Anda jual. Caranya pun mudah, cukup beberapa langkah sederhana.

Pilih menu Product di menubar sebelah kiri.

Selamat, Anda sudah bisa berjualan sekarang! Mudah bukan?

Penutup & Kesimpulan

Saat ini sudah banyak fasilitas yang memudahkan Anda saat berjualan online, salah satunya Avana.

Avana merupakan solusi bagi Anda yang ingin berjualan online di media sosial, karena Avana memiliki fitur untuk mendukung itu semua.

Icon made by Eucalyp from www.flaticon.com

Awalnya saya ingin mengulasnya lebih panjang lagi, tapi saya takut akan banyak menyita waktu Anda, maka dari itu saya sarankan Anda kunjungi website resmi AVANA Indonesia di https://avana.id.

Kesimpulannya, Avana merupakan platform yang sangat saya rekomendasikan bagi Anda yangin jualan online tanpa ribet, karena melalui satu dashboard Anda bisa mengatur 3 platform sekaligus, Webstore, Facebook Store dan Messenger Store.

Hadir dengan fitur super komplit membuat Avana layak menjadi amunisi jualan online Anda agar makin melesat.

Tulisan ini diikutsertakan dalam AVANA Blog Competition, Anda pun bisa mengikutinya dan raih hadiah jutaan rupiah.

Info lengkap silahkan kunjungi:

http://bit.ly/avanablogcomp