Pengalaman 3 Tahun Bersama Qwords Cloud Web Hosting

Awal Mula Mengenal Qwords Cloud Web Hosting

Pengalaman ini bermula saat saya mengenal Qwords Cloud Web Hosting sekitar tahun 2012/2013, saat itu saya masih duduk di bangku kuliah. Jauh sebelum itu, saya sudah terjun ke dunia blog sejak kelas 3 SMP, tapi masih pakai blog gratisan waktu itu.

Saking sering bertemu dengan rekan-rekan sesama blogger, dalam acara-acara gathering, saya mulai berpikir untuk meng-upgrade kualitas blog saya, yang tadinya gratisan harus coba memakai domain sendiri, padahal waktu itu saya belum paham sama sekali bagaimana cara upgrade-nya, dimana saya harus membeli domainnya dan bagaimana cara setting-nya nanti.

Salah satu alasan kenapa saya memutuskan untuk menggunakan domain sendiri adalah supaya terlihat profesional, dan membuktikan bahwa saya mempunyai niat yang serius di dunia blog ini.

Oke, akhirnya saya googling dan bertanya kepada teman, dan direkomendasikan menggunakan layanan Qwords, saat itu saya belum tau bagaimana cara membeli domain, harus mulai darimana, dan masih banyak pertanyaan semacam itu.

Singkat cerita, saya berhasil order domain dan hosting, pada fase ini sebetulnya saya tidak tahu sama sekali apa itu hosting, apa gunanya, pokoknya blank.

Selesai order, saya dikirimi invoice melalui email dan harus segera saya lunasi, bingung lagi karena saat itu saya belum punya rekening di bank, untungnya kantor Qwords dekat dari rumah, saat itu kantor Qwords masih di daerah Cisitu, akhirnya saya memutuskan untuk datang kesana dan melunasi invoice tersebut.

Sesampainya disana, saya dibantu oleh customer service, membantu proses pelunasan tagihan yang saya bawa, Alhamdulillah selesai.

Ketika di rumah, dengan rasa gembira, saya langsung buka domain yang sudah saya order tadi, dan hasilnya ada tulisan “Index of/“, saat itu saya pikir kalau kita sudah beli domain dan hosting, sudah tinggal pakai, semuanya sudah ter-install, ternyata itu persepsi yang salah.

Saya bingung lagi, “lah saya udah beli nih, terus cara pakainya gimana ya?”, secara waktu itu memang saya masih blank dalam masalah ini.

Saya langsung buka website Qwords, dan bertanya melalui live chat, dengan sabarnya teman-teman dari Qwords menjawab dan membantu semua pertanyaan yang saya ajukan, pertanyaan dasar cenderung konyol, tentang bagaimana cara memulai, bagaimana cara meng-install CMS dan sebagainya. Alhamdulillah support-nya sangat membantu dan teman-teman dari Qwordsnya sabar menghadapi amatiran satu ini. Hehe

Hampir 3 Tahun bersama Qwords Cloud Web Hosting

Hari berganti, saya mulai belajar memahami hosting dan domain, cara menggunakan dan mengoptimalkannya melalui panduan-panduan yang Qwords sudah sediakan. Sudah hampir 3 tahun saya menggunakan layanan Qwords dari tahun 2015 sampai sekarang. Tahun 2012 tidak masuk hitungan karena bagi saya itu masih masa perkenalan dengan Qwords dan belum bisa memaksimalkan semua layanan Qwords.

Sempat berhenti ngeblog karena kegiatan di kampus yang menumpuk, akhirnya bisa kembali ngeblog tahun 2015, saya tidak bingung lagi harus beli domain dan hosting kemana, dan Alhamdulillah sampai sekarang bisa terus ngeblog dengan hosting dari Qwords.

Sampai saat ini, saya memiliki 3 layanan (hosting) dan 7 domain aktif di Qwords, sebagian ada yang memang milik saya, sebagian lagi milik orang lain yang minta bantuan ke saya untuk dibuatkan website, semuanya saya daftarkan di Qwords, nanti saya akan sharing kepada Anda kenapa Qwords menjadi pilihan saya hingga saat ini.

Qwords Cloud Web Hosting

Beberapa domain yang saya punya di Qwords

 

Qwords Cloud Web Hosting

Saat ini saya punya tiga layanan hosting di Qwords

Tidak hanya itu, saya juga merekomendasikan teman-teman kantor agar menggunakan layanan dari Qwords, dan hasilnya ada beberapa website kantor yang pakai layanan Qwords.

Selanjutnya saya mau berbagi alasan kenapa saya memilih Qwords dan setia sampai hari ini.

Alasan Saya Memilih Layanan Qwords Cloud Web Hosting

 

1. Servernya Stabil

Hal pertama yang paling saya perhatikan adalah kestabilan server. Seoptimal apapun kita mengoptimasi website, kalau servernya naik turun, tentu penilaian kita di mata mesin pencari akan menurun.

Jadi ada cerita menarik dari kawan saya tentang pentingnya memilih server yang stabil. Saat itu dia membangun sebuah website dan mengoptimasi semua kontennya, beberapa bulan kemudian websitenya berhasil nangkring di halaman satu google, singkat cerita server yang dia gunakan sempat down selama dua hari, dan apa hasilnya? semua tulisan yang dia optimasi dalam waktu lama itu hilang begitu saja, sama sekali tidak ada di mesin pencari.

Dari situ saya mulai hati-hati memilih server, dan setelah minta rekomendasi ke rekan-rekan, Qwords lah yang menjadi pilihan saya hingga hari ini, seingat saya, belum pernah saya mengalami kejadian setragis kawan saya tadi. Servernya stabil.

 

2. Kapasitas Penyimpanan yang Masuk Akal

Kenapa masuk akal? Karena setelah saya perhatikan ada beberapa penyedia hosting yang memberikan penawaran tapi sedikit tidak masuk akal, contohnya kapasitas penyimpanan yang unlimited dengan harga murah. Padahal itu semua dengan syarat dan ketentuan berlaku, tidak boleh upload file ini lah itu lah, yang intinya harus ‘sewajarnya’ saja dalam menggunakan layanan tersebut, jadi kalau dipikir-pikir itu namanya bukan unlimited, sama aja kita dibatasi.

Nah, kalo Qwords memberikan besaran kapasitas yang langsung to the point, ada yang 1,5 GB, 3 GB dan masih banyak lagi, sehingga kita bisa mengatur file apa saja yang akan kita upload supaya tidak membebani server nantinya.

 

3. Bandwidth

Bandwidth juga jadi salah satu bahan pertimbangan saya saat memilih Qwords, Alhamdulillahnya Qwords memberi unmetered bandwidth, sehingga saat website saya diakses oleh banyak orang, tidak akan membuat website itu down atau tidak bisa diakses.

Bandwidth adalah konsumsi data yang dikeluarkan saat ada orang yang mengunjungi website kita. Misal sebuah layanan A membunyai batas bandwidth sebesar 300 MB per hari, sedangkan data yang dikeluarkan saat ada orang mengakses website kita adalah 15 MB, jadi website kita akan down atau tidak bisa diakses jika sudah dikunjungi oleh 20 orang saja. Kebayang ya?

Maka dari itu kita butuh unmetered/unlimited bandwidth supaya website kita tetap bisa diakses oleh banyak orang sekaligus.

 

4. Murah tapi Tidak Murahan

Saya rasa untuk saat ini, Qwords bisa dibilang sebagai penyedia jasa hosting yang menawarkan harga termurah dengan kualitas yang tidak murahan, buktinya saya betah sampai sekarang menggunakan layanan-layanan dari Qwords.

Masih banyak hal lain yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan Anda juga, seperti pelayanan dan bantuan teknis yang selalu siap kapan saja Anda butuhkan, bagaimana cepatnya respon dari tim Qwords saat kita berinteraksi, dll.

Dalam rangka #QwordsSALEbration, tidak terasa kini Qwords Cloud Web Hosting sudah berusia 12 tahun, saya bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan Qwords selama ini. Semoga sekian maju dan lebih baik lagi.

JIKA BERMANFAAT, SILAKAN SHARE TULISAN INI YA (KLIK ICON)

No Comments

Leave a Comment