Memenuhi Kebutuhan Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Traveloka PayLater

Menikah di Usia Muda


Memutuskan menikah di usia 25 tahun bukanlah keputusan mudah, karena usia tersebut adalah usia dimana kita sedang asyik-asyiknya bekerja dan fokus membangun karir, termasuk saya.

Tapi itu semua kembali ke plan dan tujuan hidup masing-masing orang, ada yang ingin fokus bangun karir, ada yang ingin nabung dulu, atau bahkan ada yang sudah memasang target menikah di usia sekian, semuanya kembali ke masing-masing sesuai rencana yang sudah disusun.

Nah, saya sendiri memang ingin menikah di usia 25 tahun, alasan utamanya karena menikah ini ibadah, kalau sudah siap dan sanggup, kenapa harus ditunda-tunda.

Alasan kedua, karena saya ingin mengurus dan mendampingi anak tumbuh dewasa dengan kondisi saya yang masih prima, paling tidak nantinya saya masih bisa main bola bareng dengan anak karena usia masih muda dan badan masih fit.

Perbedaan Alokasi Keuangan Sebelum dan Sesudah Menikah


Menikah di usia muda ternyata tidak mudah, karena saya harus beradaptasi dengan kondisi baru, aktivitas harian jadi berubah, hal yang dipikirkan jauh lebih banyak, dan semuanya agak melenceng dari ekspektasi saya.

Perbedaan yang paling saya rasakan sebelum dan sesudah menikah adalah berubahnya gaya hidup.

Sebelum menikah, saya tidak perlu memikirkan uang belanja bulanan, biaya cicil rumah, dan kebutuhan lainnya, karena saya tinggal di kamar kost dan tidak perlu memikirkan tagihan listrik maupun air, semuanya sudah diurus oleh pemilik kost.

Alhasil gaji bulanan yang saya terima lebih banyak digunakan untuk beli berang-barang yang mungkin tidak urgent seperti sepatu, kaos, kemeja, termasuk makan-makan fancy di cafe. Pokoknya hedon banget.

Setelah menikah, semuanya berubah total, apa yang sebelumnya tidak perlu saya pikirkan seperti listrik, air, dan kebutuhan lainnya, semua hal tersebut kini harus masuk dalam alokasi pengeluaran bulanan saya.

Jatah makan-makan fancy harus dikurangi, keinginan beli baju kalau ternyata tidak urgent terpaksa harus saya hilangkan, dan banyak post pengeluaran lainnya yang akhirnya dialihkan demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Ditambah dengan kehadiran seorang anak, sehingga list kebutuhan makin panjang dan tugas saya untuk pintar-pintar mengelola keuangan untuk memastikan semua kebutuhan keluarga dapat terpenuhi.

Masalahnya, walaupun sudah post budget di awal, untuk keperluan A sekian untuk B sekian dan C sekian, kadang ada saja pengeluaran tak terduga yang sifatnya mendadak dan penting, sehingga saya harus menyiapkan dana cadangan untuk keperluan ini.

Nah untuk yang satu ini, saya sudah menemukan solusinya, yaitu Traveloka PayLater.

Solusi Keuangan itu Bernama Traveloka PayLater


Apa itu Traveloka PayLater?

Traveloka PayLater adalah layanan keuangan dari Traveloka yang memungkinkan kita mencicil tanpa kartu kredit atau bisanya dikenal dengan Kredit Online.

Ini adalah solusi saat ada keperluan mendesak dan pada saat bersamaan, kondisi keuangan kita juga sudah menipis atau tidak memungkinkan.

Dengan Traveloka PayLater, kita bisa memenuhi keperluan tersebut tanpa harus mengeluarkan uang saat itu, tapi kita bisa bayar di lain hari dengan skema cicilan sesuai pilihan kita. Enak kan?

Beli sekarang, bayarnya nanti.

Keunggulan Traveloka PayLater


Saya akan menjelaskan kepada Anda beberapa keunggulan Traveloka PayLater yang saya rasakan, semoga bisa jadi bahan pertimbangan Anda yang masih ragu-ragu menggunakan fasilitas ini.

1. Proses Daftarnya Mudah dan Cepat

Untuk bisa menikmati fasilitas Traveloka PayLater sangatlah mudah, siapapun boleh daftar selama berada di rentang usia 21-70 tahun dengan KTP Indonesia.

Anda cukup sediakan data pribadi seperti nama, nomor telepon, alamat dan melengkapi detail pekerjaan sesuai form yang diminta.

Proses pendaftarannya pun relatif singkat, saat saya daftar butuh waktu sampai 3×24 jam, itu pun karena ada pemeliharaan sistem di Traveloka, kalau normal hanya butuh waktu 60 menit saja.

Saat Anda daftar kemudian ada elemen yang salah atau kurang, maka pihak Traveloka akan mengirim notifikasi supaya Anda segera melengkapi atau memperbaikinya, kalau sudah, tim Traveloka akan melanjutkan proses verifikasinya.

Berikut adalah cara daftar Traveloka PayLater:

cara daftar traveloka paylater

2. Limit Besar Hingga 10 Juta

Setelah pendaftaran Anda berhasil, Anda bisa mendapatkan limit hingga 10 juta rupiah yang bisa Anda pakai untuk belanja apapun yang Anda butuhkan.

Kalau saya, dapat limit 5,3 juta dan bagi saya itu sudah cukup, karena pengeluaran bulanan saya dan keluarga tidak mencapai angka 5,3 juta, mungkin hanya setengahnya saja, sehingga limit tersebut masih sangat leluasa.

Selain limit yang besar, keunggulan lainnya adalah banyaknya opsi cicilan yang tersedia, Anda bisa pilih mau cicil berapa bulan, tersedia pilihan 1-12 bulan dengan bunga yang rendah.

limit besar dan opsi cicilan traveloka paylater

3. Limit Bisa Digunakan di Luar Traveloka dengan Fitur Virtual Number

Kalau Anda berpikir Traveloka PayLater hanya bisa digunakan di produk-produk Traveloka saja, itu salah! Limit yang ada Traveloka PayLater bisa Anda gunakan di luar Traveloka.

Cara kerjanya mirip kartu kredit, Anda hanya perlu mengaktifkan fitur Virtual Number, maka dalam sekejap Anda akan mempunyai kartu kredit online yang bisa Anda gunakan untuk belanja di merchant lain seperti Shopee, Lazada, Bukalapak dan situs belanja favorit Anda.

Berikut adalah daftar situs belanja yang telah didukung oleh Virtual Number dari Traveloka:

  • Shopee
  • Lazada
  • BukaLapak
  • BliBli
  • JD.ID
  • Zalora
  • RUPARUPA
  • Bath and Body Works
  • Uniqlo
  • Oriflame
  • Zara
  • Samsung
  • H&M
  • Sociolla
  • Youngliving
  • Planetsports
  • HDI
  • Eraspace
  • Decathlon
  • Sephora
  • Charles Keith
  • Hartono Mall
  • IHERB
  • MapClub

Di bab berikutnya saya akan berbagi pengalaman saat menggunakan fitur Virtual Number ini.

Sebelum itu, mari kita simak bagaimana cara aktivasi fitur Virtual Number berikut ini:

Saldo Virtual Number yang bisa Anda gunakan ialah 40-50% dari Limit Traveloka PayLater Anda, sehingga transaksi lebih terkontrol karena semuanya disajikan secara real-time di aplikasi Traveloka, dan Anda bisa cek sendiri history penggunaannya.

4. Pembayarannya Mudah

Hal yang paling saya suka dari Traveloka PayLater adalah pembayarannya yang mudah, cicilan yang Anda pilih bisa langsung dibayar lewat transfer bank & BCA virtual account.

Tidak perlu menunggu batas waktu pembayaran, Anda bisa melunasi tagihan sebelum jatuh tempo kapan pun Anda siap, yang penting tidak melebihi batas waktu pembayaran yang telah disepakati.

Begini alur pembayarannya:

Bunganya rendah, bayarnya mudah.

Pengalaman Menyenangkan Menggunakan Traveloka PayLater


Sesuai janji saya sebelumnya, sekarang saya akan berbagi pengalaman bagaimana Traveloka PayLater membantu saya dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

1. Isi token listrik via Shopee bayarnya pakai Virtual Number Traveloka

Perlu Anda ketahui, layanan Traveloka PayLater bisa Anda gunakan hampir di semua produk Traveloka, tapi ada beberapa produk yang belum bisa seperti Pembayaran Tagihan dan top-up Pulsa.

Di masa pandemi ini, aktivitas kerja lebih banyak saya lakukan dari rumah sesuai kebijakan perusahaan, sehingga penggunaan listrik jadi lebih tinggi intensitasnya dibanding sebelum masa pandemi.

Dengan jumlah perabotan elektronik yang tidak terlalu banyak, biasanya biaya listrik satu bulan berkisar Rp. 150.000 – Rp. 200.000, namun karena ada kebijakan WFH (work from home), penggunaan listrik jadi naik, sehingga budget nya pun ikut naik, kini ada di kisaran Rp. 250.000 – Rp. 300.000 per bulan.

Masalahnya, kadang di pertengahan bulan itu uang gaji sudah tipis karena sudah dialokasikan untuk kebutuhan yang lain, dan listrik hanya saya alokasikan Rp. 150.000 – Rp. 200.000 saja, sehingga kalau di pertengahan bulan harus top-up lagi berarti akan menggeser dari alokasi yang lain.

Tapi untungnya ada Traveloka PayLater, walaupun belum bisa top-up langsung di aplikasi Traveloka, tapi dengan fitur Virtual Number, saya bisa beli token listrik di Shopee dan bayarnya pakai Virtual Number Traveloka.

Begini caranya:

Top-up token listrik jadi mudah dengan Virtual Number Traveloka PayLater

Walaupun pertengahan bulan uang sudah menipis, dengan Virtual Number Traveloka semuanya jadi lebih mudah.

2. Staycation untuk bahagiakan Anak dan Istri

Sebagai karyawan, saya merasa waktu untuk keluarga memang agak kurang, senin sampai jumat digunakan untuk bekerja, setelah pulang kerja biasanya lelah dan langsung istirahat.

Sehingga waktu yang benar-benar full untuk keluarga hanyalah sabtu dan minggu, itu pun kalau tidak ada lembur dari kantor, maka dari itu saya suka mengajak Anak dan Istri untuk staycation di sekitaran Kota Bandung saja.

Selain untuk menghilangkan penat, mengajak staycation adalah cara saya untuk memberikan apresiasi kepada Istri yang setiap hari mengurus anak kami, pasti lelah karena anak sedang ada di usia aktif, dengan staycation semoga bisa meringankan kelelahan tersebut.

Ditambah lagi dengan anak kami yang suka sekali main air, sehingga kalau pilih hotel dan akomodasi sejenis harus yang ada kolam renangnya.

Akhirnya pada pertengahan Desember 2021 lalu saya memutuskan untuk mengajak mereka staycation di salah satu hotel di Bandung.

Anda bisa menggunakan Traveloka PayLater di momen-momen seperti ini. Kondisi keuangan yang menipis di pertengahan bulan bukan lagi masalah, karena Anda bisa bayar di lain hari dengan bantuan Traveloka PayLater.

Pesan sekarang, staycation kemudian, bayarnya nanti-nanti.

3. Isi kuota Internet untuk keperluan WFH selama Pandemi

Tidak bisa dipungkiri bahwa hadirnya pandemi telah membuat gaya hidup kita berubah termasuk aktivitas kerja kantoran.

Yang biasanya pagi-pagi harus mandi dan berangkat ke kantor, bertemu klien, meeting dan melakukan pekerjaan harian, hari ini semuanya bisa dilakukan secara online dari rumah, atau lebih dikenal dengan istilah Work From Home (WFH).

Selain untuk memutus rantai penularan virus, kebijakan WFH ini juga langsung dikeluarkan oleh pemerintah, sehingga banyak kantor yang mau tidak mau harus menugaskan sebagian karyawannya bekerja dari rumah, termasuk saya.

Walaupun kelihatannya enak bekerja dari rumah, nyatanya tidak seperti itu, ada beberapa hal yang membengkak dari sisi pemakaian, terutama listrik dan kuota internet.

Di kantor, kita tidak perlu memikirkan listrik atau kuota internet karena semuanya sudah di-handle oleh perusahaan, kita tinggal pakai. Lain cerita kalau di rumah, semuanya jadi beban kita yang mengakibatkan penggunaan listrik dan internet jadi meningkat.

Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena sekarang sudah ada Traveloka PayLater yang bisa Anda pakai kapan pun untuk memenuhi segala kebutuhan Anda, termasuk isi kuota internet.

Tips Aman dan Nyaman Menggunakan Traveloka PayLater


Sebagai penutup, saya ingin berbagi beberapa tips agar kita aman dan nyaman saat menggunakan Traveloka PayLater.

1. Pilih situs atau merchant terpercaya

Jika Anda akan menggunakan fitur Virtual Number, pastikan Anda menggunakannya pada situs atau merchant-merchant terpercaya.

Jangan sampai Anda menggunakan Virtual Number di situs-situs gak jelas, sebisa mungkin lakukan riset kecil-kecilan, atau tanya ke teman-teman terdekat apakah mereka pernah belanja di situs tersebut atau tidak.

Hal ini bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan limit pada Virtual Number Anda.

2. Buat skala prioritas

Tips kedua, buatlah skala prioritas, list semua kebutuhan Anda, dan urutkan dari yang paling penting sampai yang tidak terlalu penting.

Untuk hal yang masih bisa ditunda, simpan di paling bawah. Sebaliknya kalau dirasa ada hal yang urgent dan butuh cepat, Anda bisa menyimpan di top list.

Gunakan Traveloka PayLater untuk kebutuhan dengan skala prioritas tinggi saja, untuk beberapa hal yang tidak terlalu penting sebaiknya Anda geser ke bulan depan.

Sehingga penggunaan limit Traveloka PayLater tetap bisa Anda kontrol.

3. Hindari penggunaan untuk gaya hidup yang berlebihan

Saran saya, gunakanlah Traveloka PayLater ini untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, bukan untuk memenuhi gaya hidup kita, seperti beli baju, beli sepatu, tas branded, dan sejenisnya yang sifatnya bukan kebutuhan primer.

Bukan tidak boleh, tapi gunakanlah sesuai porsinya dan jangan berlebihan, kalau terpaksa harus beli baju karena baju-baju di lemari kita usang, pilihlah baju dengan harga yang tidak terlalu mahal tapi dengan kualitas yang bagus.

Karena kalau semua keinginan kita penuhi, khawatir limit tidak terkontrol akhirnya kita kebingungan saat harus membayar tagihannya.

4. Rencanakan pembayaran

Ini hal paling penting, rencanakan pembayaran tagihan Anda.

Pada saat Anda menggunakan Traveloka PayLater sebisa mungkin Anda sudah memikirkan nanti akan bayar kapan dan dari mana sumber uangnya, dari gaji kah atau dari hasil usaha atau dari mana.

Sehingga dari setiap limit yang Anda pakai, Anda sudah merencanakan waktu bayarnya dan memastikan uangnya siap.

Kalau Anda hanya pakai saja tanpa merencanakan pembayarannya, maka dikhawatirkan akan jadi masalah di kemudian hari.

Kesimpulan


Traveloka PayLater menghadirkan solusi dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan kita terutama saat kondisi keuangan sedang menipis, hanya dengan beberapa langkah mudah kita sudah bisa menggunakannya.

Namun perlu diingat, kita juga harus bijak dalam memanfaatkan kemudahan ini, jangan sampai terlena, belanja ini itu yang sebetulnya tidak terlalu krusial untuk kita, apalagi kalau sampai telat bayar.

Kalau kita bisa memanfaatkannya dengan baik, Jujur, Guna Banget!

Leave a Reply

four × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.