Liburan Sambil Belajar di Kampung Wisata Quran, Anda Harus Coba!

Kampung Wisata Quran

Saat menjadi pegawai kantoran yang masuk pagi pulang sore dan harus bekerja lima hari dalam sepekan, satu hal yang paling saya impikan adalah liburan.

Kenapa? Karena dari hari senin sampai jumat saya harus berhadapan dengan layar laptop untuk menyelesaikan tugas yang menumpuk.

Ternyata lambat laun rutinitas itu terasa membosankan, sepertinya liburan memang solusi terbaik untuk memecah kebosanan yang menghinggapi kala itu.

Dan akhirnya saya putuskan untuk berlibur ke Bandung, mengunjungi salah satu destinasi wisata unik yang diberi nama Kampung Wisata Quran.

Foto di depan pintu masuk kawasan Kampung Wiata Quran. (Foto : Dokumen Pribadi)

Mau tau bagaimana keseruannya dan apa saja yang ada di dalamnya, baca artikel ini sampai akhir ya.

Kampung Wisata Quran merupakan sebuah kawasan yang terletak di daerah Kiaracondong Bandung dekat sekali dengan stasiun kereta Kiaracondong, di dalamnya terdapat sebuah percetakan Al-Qur’an terbesar di Indonesia, dan kita bisa melihatnya secara langsung.

Belum banyak orang yang tahu tentang Kampung Wisata Quran ini, karena memang lokasi ini baru diresmikan pada pertengahan tahun 2019 oleh Wakil Wali Kota Bandung Bapak Yana Madyana, sehingga publikasinya belum meluas.

Tapi saya yakin, tahun depan destinasi ini bisa menjadi destinasi wajib untuk setiap orang yang berkunjung ke Bandung, karena memang satu-satunya di Indonesia tempat wisata seperti ini.

Lalu keseruan seperti apa yang saya dapatkan?

Berikut beberapa hal menarik yang saya alami, dan saya berharap bisa menjadi inspirasi untuk Anda jika mampir ke Bandung.

Mengintip Ruang Kreatif Penyusunan Naskah Al-Qur’an

Saat pertama kali tiba di lokasi, saya diajak berkeliling untuk melihat setiap sudut yang ada di kawasan Kampung Wisata Quran ini.

Ruangan pertama yang saya kunjungi adalah ruang kreatif. Dari sinilah semuanya bermula, sebelum Al-Qur’an naik cetak, maka ada beberapa hal yang harus dilalui.

1. Riset

Sebelum mencetak sebuah mushaf Al-Qur’an, riset adalah tahap awal yang wajib dilakukan.

Kenapa? Karena dengan proses ini kita bisa mengetahui sebetulnya Al-Qur’an seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, apakah Al-Qur’an plus terjemahnya atau jangan-jangan Al-Qur’an hafalan yang punya panduan tanda tajwid.

Semuanya dilakukan di tahap ini.

Tak heran jika kita melihat koleksinya, sudah belasan jenis Quran yang dicetak disini, Quran tersebut mempunyai masing-masing kelebihan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Berikut beberapa contohnya :

Semua Al-Qur’an tersebut dicetak berdasarkan hasil riset, sehingga bisa dengan mudah diterima oleh masyarakat.

2. Desain & Layout

Setelah mendapatkan hasil riset, proses selanjutnya adalah proses desain dan layout.

Saya berkesempatan melihat langsung proses desain dan layout (Foto: Dokumen Pribadi)

Desain seperti apa yang cocok untuk Quran yang akan dicetak, kemudian pengaturan tata letak supaya orang yang membacanya annti merasa nyaman.

3. Quality Control

Setelah desain dan layout selesai, tahap selanjutnya adalah pengecekan atau yang sering disebut dengan quality control.

Saya merasa takjub saat melihat proses ini, karena para petugas memeriksa tulisan Al-Qur’annya satu persatu, huruf per huruf, memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan.

Kebayang kan gimana repotnya memeriksa 30 juz Al-Quran huruf per huruf?

Kalau saya mungkin sudah pingsan. Hehe

Setelah ketiga tahap yang dilakukan di ruangan kreatif, file sudah siap untuk naik cetak dan saya pun diajak langsung ke tempat cetaknya yang berada masih satu area dengan ruang kreatif.

Melihat langsung proses mencetak lembaran-lembaran Al-Qur’an

Setahu saya, hanya percetakan Al-Qur’an di Madinah yang bisa dikunjungi oleh masyarakat umum, itu pun hanya melihat-lihat dari balkonnya saja, kita tidak bisa melihatnya dari dekat dan bertanya langsung ke petugasnya.

Ternyata, selain di Madinah, di Indonesia pun ada percetakan Al-Qur’an yang bisa kita kunjungi, dan mungkin ini satu-satunya di Indonesia.

Di Kampung Wisata Quran Anda diperbolehkan untuk melihat prosesnya dari dekat dan Anda diperbolehkan untuk bertanya jika ada suatu hal yang Anda ingin tahu.

Saat saya masuk ke area percetakan, saya diberi tahu kalau ada beberapa hal yang harus saya perhatikan. 

Pertama, saya tidak diperkenankan untuk memegang hasil cetakan Al-Quran yang nanti ada di samping kanan kiri sepanjang alur wisata.

Kedua, saya tidak diperkenankan melebihi area garis kuning yang menjadi batas untuk para pengunjung, garis kuning ini bertujuan agar saya tidak terlalu dekat dengan mesin yang sedang beroperasi, terutama mesin potong.

Setelah itu saya diajak berkeliling melihat setiap sudut proses mencetak mushaf Al-Qur’an.

Kurang lebih begini alurnya.

Setelah file siap cetak telah selesai dari tim kreatif, file tersebut diteruskan ke bagian produksi untuk dijadikan plat, kalau yang belum tau plat, plat itu semacam cetakan gitu.

Kemudian plat tersebut dimasukkan ke mesin printing, dan keluarlah lembaran-lembaran Al-Qur’an yang luar biasa, prosesnya cepat dan canggih, karena hampir semua proses di sini menggunakan mesin.

Setelah itu, kertas hasil cetakan tadi masuk ke station lipat, yang awalnya masih lembaran-lembaran besar, setelah masuk mesin ini, otomatis sudah terlipat sesuai ukuran yang diinginkan, keren!.

Selanjutnya masuk ke proses penyusunan, disini hasil lipatan-lipatan Al-Qur’an sebelumnya dijadikan menjadi satu Al-Qur’an utuh 30 juz.

Setelah disusun, proses selanjutnya adalah proses jahit. Proses ini bertujuan untuk menyatukan lipatan-lipatan Al-Qur’an agar lebih kuat dan rapi.

Proses selanjutnya adalah memberikan lem pada bagian punggung Al-Qur’an, sehingga akan menambah daya tahan Al-Qur’an tersebut, karena setelah dijahit, dikuatkan lagi oleh lem.

Kemudian proses pemasangan cover, dan terakhir proses packing.

Apa yang saya dapat setelah berkunjung ke kawasan Kampung Wisata Quran?

Ternyata sekarang saya baru menyadari betapa rumitnya proses pembuatan 1 mushaf Al-Qur’an dan begitu banyak orang yang terlibat di dalamnya.

Saya sangat merekomendasikan siapapun yang membaca tulisan ini untuk berkunjung kesana, karena selain bisa bersenang-senang, di sana juga bisa sekaligus belajar dan mendapatkan banyak ilmu.

Kapan lagi bisa liburan sambil belajar, apalagi jika Anda membawa anak-anak Anda, saya jamin pasti mereka akan sangat senang.

Kalau ke Kampung Wisata Quran, Nginepnya di OYO Rooms Aja!

Kalau Anda ke Bandung dan ingin berkunjung ke Kampung Wisata Quran atau ke destinasi lainnya tidak perlu bingung cari Hotel di Bandung, karena sekarang ada OYO Rooms atau OYO Hotel Indonesia yang akan memberi kenyamanan untuk Anda.

Apa itu OYO Rooms?

OYO Rooms atau yang lebih dikenal sebagai OYO adalah jaringan layanan perhotelan yang menawarkan harga hemat pada setiap layanannya.

OYO didirikan pada tahun 2013 oleh Ritesh Agarwal di India, setelah itu berkembang hingga ke Malaysia, Nepal, China dan sekarang hadir di Indonesia. Lebih dari 8.500 hotel yang tersebar di 5 negara tersebut, jadi kemana pun Anda pergi pasti ada OYO.

Kenapa Anda harus pilih OYO?

1. Harganya terjangkau

Berdasarkan pengalaman saya, OYO adalah layanan perhotelan yang menawarkan harga paling terjangkau.

Kalau tidak percaya silahkan cek di website resminya https://www.oyorooms.com/id/ atau melalui aplikasinya yang bisa Anda download di PlayStore dan AppStore.

2. Fasilitas lengkap

Walaupun harganya sangat terjangkau, tapi fasilitas yang OYO berikan tetap seperti hotel-hotel mahal pada umumnya.

Hal-hal penting seperti toileters, wifi, televisi semuanya ada, dan itu semua cukup untuk kebutuhuan kita saat bepergian.

3. Tersebar luas

Anda mau pergi kemana? Bandung, Jakarta, Medan, Lombok? Tidak perlu khawatir karena OYO sudah tersebar hampir di seluruh kota besar di Indonesia.

Untuk daftar kotanya, silahkan Anda cek link berikut ini https://www.oyorooms.com/id/allcities/a/

4. Bisa pesan via web atau aplikasi

Jika Anda ingin memesan layanan OYO, Anda bisa melakukan pemesanan melalui website resminya atau melalui aplikasi yang bisa Anda download secara gratis.

Website : https://www.oyorooms.com/id
PlayStore : Download Aplikasi OYO
AppStore : Download Aplikasi OYO

5. Layanan Pay At Hotel

Yang paling menarik buat saya adalah adanya layanan Pay At Hotel atau bayar di hotel. Jadi kita tidak perlu bayar hari dimana kita memesan, tapi kita bisa membayarnya ketika kita sampai di hotel yang kita inginkan.

Cara memesan kamar di OYO

Pertama, buka website https://www.oyorooms.com/id, kalau belum memiliki akun, silahkan registrasi terlebih dahulu.

Setelah login, langkah kedua adalah mengetikkan nama daerah atau lokasi tempat Anda ingin menginap, saya contohkan untuk “Bandung”.

Pilih hotel atau penginapan yang kamu inginkan.

Periksa kembali pesanan Anda, jika sudah dirasa benar, klik tombol COUNTINUE

Lakukan pembayaran, Anda bisa memilih Pay At Hotel atau bayar menggunakan kartu kredit.

Pengalaman menginap menggunakan OYO saat tugas di Medan

Ini terjadi beberapa pekan yang lalu, tepatnya pada tanggal 23 November 2019. Saya ditugaskan untuk mengisi sebuah acara di salah satu kantor cabang perusahaan saya di Medan.

Pesawat yang harusnya mengudara pukul 20:30 karena beberapa masalah teknis, ternyata harus tertunda, sehingga saya baru take off jam 21:15, saat sampai di Bandara Kualanamu Medan, jam sudah menunjukkan pukul 00:15, itu artinya saya sudah ketinggalan jadwal kereta dari Bandara ke Kota Medan, karena jadwal terakhirnya adalah 23:40.

Karena baru pertama kali ke Medan, saya telepon teman yang ada di Medan, sialnya telepon saya tak kunjung diangkat, mungkin dia sudah tidur, awalnya saya ingin dijemput olehnya supaya tidak ribet, tapi apa daya, akhirnya saya memesan taksi online untuk mengantarkan saya ke Kota Medan.

Untungnya, sebelum saya ke Medan, saya sudah titip pesan ke teman yang ada di Medan agar mencarikan penginapan untuk saya, dan saya bilang “Pesen di OYO aja”, dan mereka pun menurutinya.

Jadi dari Bandara Kualanamu saya diantar oleh taksi online langsung menuju OYO yang saat itu beralamat di Jalan Amal Luhur Kota Medan.

Kesimpulan

Liburan adalah sebuah agenda yang sangat penting bagi kita, terutama bagi Anda yang sehari-hari bekerja kantoran seperti saya. Liburan juga sangat penting untuk keluarga kita, karena anak dan istri kita perlu berlibur untuk mengembalikan semangatnya menjalani rutinitas harian.

Kampung Wisata Quran adalah salah satu destinasi yang harus Anda coba, karena disana Anda bisa berlibur sekaligus belajar, apalagi jika Anda membawa buah hati, itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Jika saya mendapatkan diskon voucher diskon 70% dari OYO Hotel Indonesia, yang paling pertama kami saya lakukan adalah mengajak semua keluarga ke Bandung dan mengunjungi Kampung Wisata Quran.

Untuk penginapan, serahkan semuanya pada OYO, pesannya gampang, harganya terjangkau dan fasilitasnya lengkap.

Untuk mendapatkan informasi terbaru, Anda bisa follow akun media sosial OYO Hotel Indonesia seperti yang saya lakukan, yuk follow!

Selamat berlibur!