5 Formula Membuat Copywriting yang Persuasif (Persuasive Copywriting)

Di panduan ini, Anda akan belajar bagaimana cara membuat copywriting yang persuasif, sebuah rangkaian kata yang mampu mengajak orang untuk segera membeli apapun yang Anda tawarkan.

Nama tekniknya ialah Persuasive Copywriting.

Kalau Anda belum paham apa itu copywriting, Anda bisa membacanya disini.

Persuasive Copywriting adalah teknik menyusun kalimat promosi untuk meyakinkan pembaca agar mau bertindak sesuai keinginan Anda, baik itu membeli produk, klik link, subscribe, dan hal lainnya.

Sebentar lagi, saya akan share kepada Anda 5 formula sederhana yang bisa jadi Anda sudah pernah belajar di tempat lain sebelumnya.

Tapi itu tidak masalah. Saya hanya ingin memastikan Anda selalu menggunakan 5 formula ini setiap kali membuat kalimat penawaran.

Alasan Orang Membeli Sebuah Produk/Jasa

Sebelum belajar formulanya, saya sarankan Anda memahami kenapa seseorang mau membeli sebuah produk, apa alasan di balik itu semua, dan faktor apa saja yang mempengaruhinya.

Dengan demikian Anda akan lebih mudah membuat kalimat penawaran untuk mereka.

Sadar atau tidak…

Orang membeli sesuatu bukan berdasarkan alasan logis, tapi yang pertama kali mempengaruhinya adalah alasan emosional.

Itulah alasan kenapa produk anti-aging laku keras di pasaran.

Kalau Anda perhatikan, setiap kalimat promosi yang mereka buat selalu menampilkan “harapan” seluruh wanita di dunia, seperti menghilangkan kerutan, agar terlihat lebih muda, wajah tampak cerah dan lainnya.

Semua itu adalah alasan emosional, bukan alasan logis, dan mereka mau beli produk tersebut agar bisa mendapatkan hasil yang dijanjikan.

Contoh lain…

Kenapa Anda mau beli iPhone yang harganya mahal?

Padahal kalau untuk menelpon, berkirim pesan, main media sosial, nonton YouTube, semua merk smartphone rasanya bisa melakukan itu semua, dan Anda bisa membelinya dengan harga yang lebih murah.

Jawabannya: supaya terlihat lebih keren, supaya terlihat lebih mapan, bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Dan itu semua adalah alasan emosional, bukan alasan logis.

Semoga Anda dapat poinnya.

5 Formula Persuasive Copywriting

Berikut adalah 5 formula yang bisa Anda gunakan untuk membuat copywriting yang lebih persuasif.

1. Mengenali Target Audiens

Kalau Anda belajar digital marketing, mengenali siapa audiens Anda adalah hal yang sangat krusial.

Termasuk di Kelas Instagram Copywriting Hack yang saya buat.

Secanggih apapun teknik yang Anda gunakan untuk jualan, tidak akan berdampak banyak jika salah menentukan audiens.

So, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mendefinisikan siapa audiens Anda.

Karena saat Anda bisa mendefinisikan siapa audiens yang ingin Anda target, proses penyampaian pesan akan jauh lebih mudah.

Paling tidak ada dua hal yang harus Anda lakukan.

  1. Identifikasi masalah yang dihadapi audiens Anda
  2. Bagaimana Anda bisa membantu menyelesaikan masalah tersebut

Mulailah membuat catatan, kira-kira masalah apa saja yang dihadapi oleh audiens Anda.

Praktik terbaiknya, posisikan diri Anda sebagai mereka, kalau Anda jadi mereka, apa yang kira-kira jadi masalah bagi Anda.

Tapi kalau mau data yang lebih valid, Anda bisa melakukan riset atau survey langsung ke orang-orang yang sekiranya mewakili target audiens Anda.

Misal Anda jualan produk anti-aging, maka listnya akan seperti ini kurang lebih:

  • Gak pede saat difoto karena banyak kerutan
  • Kulit tampak kusam, padahal umur masih muda
  • Ingin selalu terlihat mudah walaupun usia sudah lanjut
  • dan masalah lainnya.

Semakin banyak masalah yang Anda temukan, maka semakin mudah Anda jualan ke mereka.

Setelah Anda list semua masalah yang dihadapi audiens Anda, selanjutnya pikirkan bagaimana Anda bisa membantu mereka keluar dari masalah tersebut.

Intinya, kalimat penawaran yang Anda tulis harus bisa membuat mereka yakin bahwa produk Anda bisa membantu menyelesaikan masalah mereka.

Contoh:

Punya kerutan di wajah? Tenang jangan panik. Karena 9 dari 10 wanita Indonesia telah membuktikan bahwa dengan menggunakan krim XYZ ini bisa menghilangkan kerutan di wajah dalam waktu singkat, karena mengandung ekstrak bengkoang asli. Mau coba? Beli disini.

Anda tau masalah audiens Anda adalah kerutan di wajah, kemudian Anda juga memberitahu mereka cara keluar dari masalah tersebut, yaitu dengan menggunakan krim XYZ dengan ekstrak bengkoang asli.

Jadi… Temukan masalahya, berikan solusinya.

2. Berikan Janji yang Unik

Setelah berhasil mengidentifikasi siapa target audiens Anda, formula kedua adalah memberikan janji kepada mereka.

Bukan janji biasa, tapi janji yang unik.

Harus beda dengan kompetitor, karena kalau sama, kalimat promosi Anda gak akan stand out.

Anda bisa membuatnya dengan 2 cara:

  1. kasih garansi yang kuat
  2. Buat perbandingan

Mari kita bahas satu per satu.

Cara #1: Kasih Garansi yang Kuat

Apa garansi yang bisa Anda tawarkan untuk audiens Anda? Apakah garansi uang kembali, garansi hasil maksimal, atau apa?

Kenapa garansi ini penting? Karena garansi bisa menghilangkan keraguan di benak audiens.

Coba Anda bayangkan…

Saat Anda hendak membeli HP baru, Anda disuguhkan dengan dua iklan.

Iklan 1Iklan 2
HP paling canggih tahun ini, bonus aplikasi premium, ram besar, kamera jernih dan harga terjangkau.HP paling canggih tahun ini, bonus aplikasi premium, ram besar, kamera jernih dan harga terjangkau.

Plus garansi 2 tahun, kalau ada kerusakan free service dan kalau parah, HP akan diganti dengan yang baru (GRATIS).

Mana yang lebih menarik buat Anda?

Secara umum, iklan kedua lebih menarik, karena setelah membaca iklan tersebut Anda akan merasa tidak punya resiko apa-apa saat mengeluarkan uang untuk membeli HP tersebut.

So, pikirkan garansi apa yang bisa Anda berikan ke audiens.

Cara #2: Fokus pada Benefit

Selain garansi, cara lain agar Anda bisa membuat janji yang unik adalah dengan fokus pada benefit produk bukan fitur.

Karena masih banyak marketer yang fokus ke fitur, alih-alih menampilkan manfaat, mereka malah menampilkan spesifikasi produk.

Padahal audiens tidak terlalu butuh dengan spesifikasi, mereka butuh pada manfaat apa yang akan mereka dapatkan saat menggunakan produk kita.

Saya berasumsi Anda sudah paham bedanya fitur dan benefit, sehingga tidak salah saat membuat kalimat penawaran.

Kalau belum paham, silahkan simak contoh berikut ini.

Iklan (Fitur)Iklan (Benefit)
Smartphone ini mempunyai kamera 64 mega pixel dan kapasistas penyimpanan hingga 512 GB.Smartphone ini mempunyai kamera yang super jernih, membuat hasil foto menjadi lebih hidup, ditambah lagi dengan ruang penyimpanan yang lega, sehingga Anda bisa menyimpan foto, video dan file penting lainnya dengan leluasa.

Fitur adalah apa yang melekat pada suatu produk.

Benefit adalah manfaat yang bisa diberikan oleh sebuah produk.

Dengan cara ini, audiens akan dengan mudah membeli produk dari Anda.

3. Kasih Bukti

Sebelumnya, Anda telah berhasil mengidentifikasi masalah audiens Anda, kemudian Anda menawarkan solusi kepada mereka dan mengemasnya ke dalam janji unik, langkah selanjutnya adalah Anda harus membuktikan semua yang Anda sampaikan.

Cara paling mudah ialah dengan menampilkan testimonial dari orang yang pernah menggunakan produk Anda sebelumnya.

Dengan cara ini, calon customer Anda akan lebih mudah percaya terhadap produk tersebut.

Karena apa yang Anda sampaikan di awal bukanlah isapan jempol belaka melainkan ada bukti yang nyata.

Testimoni hanyalah salah satu cara untuk menampilkan bukti, masih banyak cara lainnya.

Dan yang paling powerful menurut saya adalah demonstrasi. Seperti yang dilakukan oleh channel home shopping.

Ketika mereka jualan vacum cleaner maka host di acara tersebut akan men-demo-kan betapa kuatnya vacum yang sedang mereka jual.

Sehingga kita yang melihatnya secara langsung lebih mudah percaya karena kita melihat dengan mata kepala kita sendiri.

4. Buat Penawaran yang Sulit Ditolak

Formula selanjutnya adalah buatlah penawaran yang sulit ditolak oleh calon customer Anda.

Bagaimana caranya?

Anda bisa menambahkan bonus pada setiap pembelian produk Anda.

Coba Anda perhatikan contoh berikut ini.

Iklan AIklan B
Smartphone XYZ ini bisa Anda dapatkan dengan harga Rp. 1.000.000,-Smartphone XYZ ini bisa Anda dapatkan dengan harga Rp. 1.000.000,-

Jika Anda membelinya hari ini, Anda akan mendapatkan tambahan bonus:
– Memory card 64 GB
– Anti gores
– Tongsis
– Pulsa 50.0000

Iklan B lebih menarik dan sulit untuk ditolak, karena iklan B memberikan banyak bonus dengan harga yang sama.

Selain bonus, Anda juga bisa menggunakan gratis ongkos kirim, seperti yang dilakukan oleh marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan lainnya.

5. Kasih Alasan Kenapa Harus Beli Sekarang

Formula terakhir adalah kasih alasan ke calon customer Anda, kenapa mereka harus membeli produk Anda sekarang.

Apa kerugian yang akan mereka dapatkan kalau tidak beli sekarang.

Karena kalau Anda tidak bisa memberi mereka alasan ini, calon customer Anda akan menunda-nunda pembelian, lebih parahnya lagi mereka akan beli produk tersebut di kompetitor Anda.

Anda bisa membuatnya dengan dua cara.

  1. Waktu yang tebatas
  2. Stok yang terbatas

Ada dua hal yang bisa membuat orang membeli produk Anda sekarang, yaitu waktu yang terbatas seperti flash sale, dan sejenisnya.

Contoh:

Khusus hari ini! Smartphone XYZ ini bisa Anda dapatkan dengan harga Rp. 1.000.000,-, kalau Anda membelinya besok, harga akan naik menjadi Rp. 2.500.000

Atau menggunakan stok yang terbatas.

Anda jualan di marketplace? Temukan rahasia jualan laris di marketplace langsung dari orang dalamnya. Biaya joinnya hanya Rp. 100.000. Seat terbatas, hanya untuk 20 orang saja.

atau

Mau tampil modis dan trendi tapi tetap syar’i? Hijab XYZ adalah solusinya, karena hijab didesain langsung oleh desainer kenamaan Indonesia menggunakan bahan terbaik, sayangnya hanya tersedia 100 pcs saja. siapa cepat dia dapat.

Karena tanpa alasan yang kuat, orang akan cenderung menunda-nunda pembelian, dan saya yakin Anda tidak menyukai hal itu kan?

Kesimpulan

Untuk membuat copywriting yang persuasif, ada 5 formula yang harus Anda gunakan dalam setiap kalimat penawaran yang Anda buat.

  1. Kenali target audiens
  2. Berikan janji yang unik
  3. Kasih bukti yang kuat
  4. Buat penawaran yang menarik
  5. Beri alasan kenapa harus beli sekarang

Ketika kalimat penawan Anda mengandung 5 unsur diatas, Insya Allah kalimat penawaran Anda akan lebih persuasif dibanding iklan lainnya.

Semoga setelah membaca ini, Anda bisa membuat copywriting yang persuasif dan bisa meningkatkan penjualan Anda.

Default image
Fajar Hidayat
Fajar Hidayat adalah seorang Blogger sekaligus Internet Marketer yang sudah berpengalaman lebih dari 7 tahun dan pendiri dari Sekolah Blogger

Leave a Reply

fifteen − 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.