Film BAIT SURAU Mengingatkan Kita untuk Selalu Bersyukur

Jumat lalu, saya dan rekan-rekan BloggerBDG berkesempatan menikmati film Bait Surau di Empire XXI BIP. Sebelum menonton film tersebut, kami mengikuti acara meet and greet bersama segenap tim produksi dan cast film Bait Surau. Cast yang hadir dalam meet and greet adalah  Ihsan Tarore, mungkin kita lebih familiar dengan sebutan Ihsan IDOL. Dalam meet and greet, Mbak Anita Aulia selaku produser menceritakan proses pembuatan film Bait Surau yang sungguh luar biasa.

film bait surau

Lokasi shooting film Bait Surau berlokasi di sekitaran daerah Bayah. Film ini sebetulnya sudah shooting sejak tahun 2012, namun ditengah perjalanan, kantor produksi film ini mengalami musibah kebakaran, sehingga mengganggu kelancaran proses shooting, karena semua berkas hampir ludes terbakar. Mbak Anita menuturkan bahwa dirinya dan tim sibuk kesana kemari mencari backup-an file-file film yang mungkin masih bisa dikumpulkan. Hal ini menyebabkan film Bait Surau baru bisa tayang di bioskop tahun ini.

Alur Cerita

Film Bait Surau bercerita tentang Rommy (Rio Dewanto) seorang eksekutif muda yang terbiasa dengan kehidupan Jakarta. Rommy tidak pernah bersyukur dengan kehidupannya saat ini, padahal dia mempunya istri yang cantik dan sholehah bernama Nadia (Nadia Vella), akan tetapi Rommy malah berselingkuh dengan wanita lain dan sering menghabiskan waktunya dikehidupan malam.

Suatu ketika didalam mobil, Rommy marah besar kepada istrinya dan istrinya pun tidak luput dari bentakan-bentakan dan cacian Rommy, hal ini disebabkan karena Nadia memberitahu bahwa dirinya sedang hamil anak mereka, Rommy tidak menginginkan kehamilan itu sehingga bentakan demi bentakan diterima oleh Nadia. Nadia hanya bisa meminta maaf dan tidak berani melawan. Dalam perjalanan, mobil yang mereka kendarai tertabrak oleh kereta api. Kejadian itu membuat Rommy mengalami luka di kaki sedangkan Nadia meninggal dunia.

Sejak kejadian itu, Rommy memutuskan untuk merubah hidupnya agar lebih baik. Ia pergi ke desa pesisir pantai bernama Desa Dilan, tempat tinggal salah seorang karyawannya dulu yaitu Ramdhan (Ihsan Tarore). Ramdhan tidak langsung menerima Rommy saat datang kerumahnya, mengingat perlakuan Rommy yang kasar kepadanya ketika masih bekerja di rumah Rommy. Atas nasihat Abah (Cok Simbara) akhirnya Ramdhan pun mau memaafkan perlakuan Rommy terhadapnya dulu.

Di desa itu, Rommy banyak belajar tentang kehidupan dengan segalanya yang serba sederhana. Rommy pun mulai belajar mengaji bersama anak-anak di Surau yang sudah tidak layak lagi, seringkali bocor ketika hujan. Hal ini membuat Rommy berniat untuk memperbaiki Surau tersebut dengan sisa tabungannya di Jakarta, ia berharap nantinya anak-anak yang belajar mengaji menjadi nyaman dan tidak akan kebocoran lagi. Banyak cerita menarik dibagian ini, saya harap teman-teman bisa menontonnya langsung di bioskop kesayangan.

Kesimpulan

Menonton film Bait Surau akan mengajarkan kita bagaimana pentingnya bersyukur dengan apa yang kita miliki, kita akan diajarkan bagaimana pentingnya berbagi, tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik kepada sesama. Karena terkadang mensyukuri lebih berat daripada menerima.

NOTE : 2,5 % dari hasil penjualan tiket film Bait Surau akan di donasikan untuk surau-surau di Indonesia. Semoga nantinya tidak ada lagi surau yang tidak layak untuk digunakan. Amiin

20 total views, 0 views today

No Comments

Leave a Comment