Festival Steak Maranggi, Spirit Budaya Purwakarta

Festival Steak Maranggi

Purwakarta kini menjelma menjadi sebuah daerah yang kental akan budaya sunda. Ciri khas masyarakat sunda yang lemah lembut, ramah dan santun semuanya terasa jika kita memasuki daerah ini. Tidak hanya itu, ornamen penghias daerah Purwakarta seperti gapura dan patung-patung yang tersebar hampir seluruh kota pun senada menampilkan atmosfer kesundaan yang kuat. Ternyata Purwakarta tidak melulu mengedepankan sisi tradisional, Purwakarta sekarang sudah memanfaatkan teknologi modern untuk memperkenalkan kembali sejarah dan budaya sunda kepada masyarakatnya dan kita semua.

Ada yang pernah coba sate maranggi? Sate maranggi merupakan makanan khas Purwakarta. Pada tahun ini, Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi membuat sebuah acara untuk menjadikan sate maranggi menjadi makanan yang mempunyai tampilan internasional. Beliau membuat acara yang bernama Festival Steak Maranggi.

Festival Steak Maranggi

Antusiasme masyarakat Purwakarta dalam acara Festival Steak Maranggi

Festival Steak Maranggi merupakan acara rutin tahunan yang gagas oleh Kang Dedi agar sate maranggi mempunyai ‘kemasan’ yang baru, dengan rasa yang lebih enak dan tidak menghilangkan ciri khas dari sate maranggi. Festival ini merupakan sebuah lomba membuat steak dengan daging kambing yang biasa digunakan untuk membuat sate maranggi. Festival Steak Maranggi ini diikuti oleh 75 sekolah se-Purwakarta, para peserta merupakan anak muda karena Kang Dedi mempunyai misi agar anak muda Purwakarta terbiasa dengan kegiatan ternak, menurutnya ternak merupakan warisan turun temurun di Purwakarta dan harus selalu dilestarikan.

Festival Steak Maranggi

Tarian tradisional saat pembukaan acara

Festival Steak Maranggi

Acara dibuka oleh Chef Aiko dan Ibu Anne

Sejak dimulainya acara pembukaan, saya merasakan kearifan lokal yang cukup kuat, dari mulai tarian khas sate maranggi, musik pengiring dan dekorasi yang ditampilkan dalam acara ini. Festival Steak Maranggi dibuka oleh Ibu Bupati, Anne Ratna Mustika dan Celebrity Chef, Chef Aiko. Walaupun saat itu keadaan sedang gerimis, tidak mengurangi antusiasme masyarakat Purwakarta mengapresiasi acara ini.

Festival Steak Maranggi

Chef Aiko dan Ibu Anne ketika menilai masakan para peserta

Festival Steak Maranggi

Salah satu karya peserta Festival Steak Maranggi

Beberapa jam sebelum acara festival, saya dan teman-teman Blogger diundang untuk makan siang bersama Kang Dedi Mulyadi, disela-sela makan siang Kang Dedi menuturkan bahwa anak sekolah di Purwakarta harus punya kambing, tidak cukup sampai disitu, dia harus belajar bagaimana merawat kambing dengan baik sehingga menghasilkan daging yang bagus, mulai cara memijit kambing, waktu mencukur bulunya, makanan apa saja yang harus diberikan, semua hal itu mulai diperkenalkan kepada anak-anak di Purwakarta. Dengan demikian kualitas daging yang merupakan bahan baku utama sate dan steak maranggi akan lebih enak.

Festival Steak Maranggi

Makan siang bersama Kang Dedi Mulyadi

festival steak maranggi

Berfoto bersama Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi

Selain itu, dalam waktu dekat Kang Dedi akan membuat saung-saung yang dilengkapi dengan jaringan internet, sehingga anak-anak Purwakarta bisa memasarkan daging hasil ternak melalui internet. Kang Dedi menambahkan bahwa dirinya sering keliling Purwakarta untuk memberi hadiah kepada warga kurang mampu, hadiah ini harus dibelikan seekor kambing. Keren ya…

Sepertinya saya akan sering berkunjung ke Purwakarta, Purwakarta Istimewa.

 

JIKA BERMANFAAT, SILAKAN SHARE TULISAN INI YA (KLIK ICON)

8 Comments

  • Penjaja Kata 09/12/2015 at 05:28

    Kayaknya, enggak berapa lama lagi patung steak maranggi bakalan jadi ikon Purwakarta yang baru nih. Soalnya kalo saya gak salah liat, di pusat kotanya udah ada patung sate maranggi. 🙂

    Reply
    • Jarhie 09/12/2015 at 05:33

      Wah bisa jadi, biar jadi tempat yang asik buat foto-foto juga hihi..

      Reply
  • sistalisius 09/12/2015 at 08:08

    Baru kali ini dengar soal festival steak di indoneesia (mungkin cuma saya nya aja yang kurang pengetahuan kali ya :D). Pengen ikutan , Ikutan makan maksudnya 😀
    Makasih udah share 😀

    Reply
    • Jarhie 09/12/2015 at 08:20

      hihi iya ini kayaknya pertama kali. Event ini dijadika agenda tahunan oleh Pak Bupati. Semoga tahun depan bisa sama-sama ke Purwakarta nikmatin Festival Steak Maranggi 🙂

      Reply
  • Hilman 09/12/2015 at 10:17

    Pingin ada festival khusus buat Bandung, ada tari pembukaan

    Reply
    • Jarhie 09/12/2015 at 10:34

      dan harus anak ISBI yang narinya hihi

      Reply
  • Abah Raka 09/12/2015 at 23:49

    Steak Rasa sate dan rempah memang unik

    Reply
    • Jarhie 09/12/2015 at 23:58

      tapi saya nggk sempet nyobain 🙁

      Reply

Leave a Comment