10 Alasan Kenapa Harus Pakai ASUS ZenBook

ASUS Blogger Gathering Bandung

“Ting” handphone saya berbunyi tanda ada notifikasi masuk.

Saat dicek, ternyata dari grup Facebook Blogger Bandung dan ada undangan ASUS Blogger Gathering di Bandung.

Tanpa pikir panjang, saya langsung registrasi di form yang sudah disediakan, karena katanya tidak semua akan dipilih, hanya beberapa orang saja, dan akan langsung dipilih oleh tim dari ASUS Indonesia langsung.

Beberapa hari kemudian, saya mendapat email yang berisi undangan menghadiri Blogger Gathering ini, Alhamdulillah.

Tiba saatnya, hari sabtu 13 April 2019. Saatnya saya menghadiri ASUS Blogger Gathering di Hotel Savoy Homann Bandung.

Karena acaranya setelah dzuhur, saya memutuskan untuk berangkat satu jam sebelum dzuhur, antisipasi macet, karena kalau weekend kadang Bandung juga ikut-ikutan macet kayak Jakarta.

Tapi untungnya hari itu tidak macet, dan saya sampai tepat waktu atau mungkin malah kepagian karena baru ada beberapa orang saja.

Akhirnya acara ASUS Blogger Gathering dimulai, tentunya setelah para blogger selesai menyantap makan siang.

Acara dipandu oleh dua orang kece, yaitu Mba Katerina seorang travel blogger dan Mas Anjas Maradita, seorang Youtuber. Keduanya memulai dengan perkenalan diri kemudian langsung lanjut ke materi inti.

Sesi pertama disampaikan oleh Mas Anjas Maradita, beliau menyampaikan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh ASUS ZenBook Seri UX terbaru ini, dan kegiatan ini semakin seru karena laptopnya dihadirkan langsung di tengah-tengah kami, jadi kami bisa leluasa mencoba performa laptop ini secara langsung.

Sambil Mas Anjas memaparkan detail demi detail, kami pun bergiliran mencoba performa laptop ini, mulai dari desainnya yang ramping dan fitur keren lainnya.

Setelah pemaparan selesai, tiba saatnya untuk kuis, karena selama acara ada banyak sekali kuis yang diberikan oleh Mba Katerina, ada 10 hadiah yang telah disiapkan.

Sayangnya untuk kuis kali ini, saya kalah cepat dengan rekan blogger yang lain, sehingga saya tidak mendapatkan hadiahnya :(.

Setelah itu kami lanjut dengan foto bersama sebelum menginjak agenda berikutnya yaitu city tour, berkeliling ke tempat-tempat seru di Bandung.

Sesi kedua adalah city tour yang kali ini dipandu oleh Bang Aswi, ketua Komunitas Blogger Bandung yang memperkenalkan sejarah-sejarah gedung-gedung peninggalan Belanda yang saat ini masih ada di sekitaran alun-alun Bandung.

Mulai dari kilometer nol Kota Bandung, dealer pertama di Bandung, dan mall pertama di Bandung, yang kesemuanya dibangun sejak zaman Belanda, walaupun saat ini bangunan-bangunan tersebut sudah alih fungsi.

Berfoto di depan Gedung Merdeka saat city tour. Sumber foto : Grup WA Blogger Gathering
Bersama ASUS ZenBook UX533

Dan yang paling menarik bagi saya adalah sejarah gedung bioskop pertama yang di bangun oleh para kaum elit belanda, dan sampai sekarang kita bisa lihat bangunan tersebut, tidak lupa dengan mesin pemutar filmnya yang masih berdiri kokoh.

Sesi ketiga adalah kembali ke Hotel Savoy Homann dan menikmati makan malam yang telah disediakan.

Saat turun ke restonya, saya kagum karena desain bangunannya yang klasik dan penataan meja kursi juga rapi, membuat malam itu terasa lebih sejuk, adem, dan elegan, tak lupa dengan iringan musik yang terdengar dari salah satu sudut resto.

Makanannya pun sangat beragam dan super komplit.

Makanan berat, buah-buahan, salad, makanan penutup semuanya ada.

Dan malam itu saya menjajal beberapa makanan yang menurut saya menarik dan terlihat enak. Selain makan besar, saya mencoba bebek peking dan salad buah yang begitu segar.

Recommended banget sih makan di resto Savoy Homann.

Di tengah-tengah menikmati makan malam, ada kuis lagi karena hadiah masih banyak, akhirnya Mas Anjas dan Mba Katerina membuat kuis itu melalui grup WA Blogger Gathering, dan jawaban tercepatlah yang berhak mendapat hadiah.

Daaaaaan, Alhamdulillah saya dapat satu hadiah karena menjawab paling cepat salah satu kuis yang berlangsung.

Secara singkat, itulah kegiatan ASUS Blogger Gathering di Bandung, lalu bagaimana dengan laptopnya sendiri, apa keunggulannya, dan bagaimana pendapat saya tentang laptop ASUS ZenBook seri UX ini.

Inilah ulasannya…

10 Alasan Kenapa Harus Pakai ASUS ZenBook

Bekerja sebagai seorang Graphic Designer dan Creative Content Creator di salah satu penerbit ternama di Indonesia mengharuskan saya bekerja multitasking dan cepat, hal ini berbanding lurus dengan load pekerjaan yang begitu banyak.

Maka dari itu, saya perlu “alat tempur” yang memadai, dan salah satu alat tempur itu adalah laptop yang punya spesifikasi tinggi dan mudah dibawa kemana-mana.

Terus ada yang nanya “Kenapa gak PC aja jar? Kan buat desain bagusan pakai PC”

Kalau Anda bertanya beberapa tahun lalu, mungkin pernyataan itu masih relevan, tapi kalau Anda bertanya hal itu sekarang, nampaknya sudah tidak lagi relevan.

Karena saat ini kemampuan PC dengan spesifikasi desain bisa disulap menjadi kecil dalam sebuah laptop. Dengan kekuatan yang sama bahkan lebih.

Satu lagi, jangan dikira pekerjaan seorang Graphic Designer hanya bekerja di depan laptop saja, tapi harus bisa mobile juga karena sesekali harus meeting bersama rekanan kerja dan tim lainnya, jadi tidak terbayang kalau pas meeting harus bawa-bawa PC.

Alhamdulillahnya pada tanggal 14 April 2019 yang lalu, saya berkesempatan menjajal kemampuan laptop terbaru dari ASUS yaitu ZenBook Seri UX, UX333, UX433 dan UX533.

Kurang lebih, inilah pendapat saya tentang ZenBook terbaru daru ASUS ini.

infografis asus zenbook ux333 ux433 ux533

1. Desainnya Elagan

Karena saya anak desain, hal yang pertama kali saya perhatikan adalah desainnya, apakah desainnya elegan atau sebaliknya.

Saat itu product knowledge dipaparkan oleh Mas Anjas Maradita, Youtuber sekaligus Zen Creator (sebutan untuk content creator yang menggunakan ZenBook).

Ketika diperlihatkan desainnya, wah ternyata sangat elegan, terlihat premium dan kualitasnya bukan kaleng-kaleng.

Kenapa saya ingin laptop dengan desain premium?

Hal ini dibutuhkan ketika bertemu dengan klien, ada prinsip yang dipegang oleh para desainer, bahwa jika kita ingin dibayar mahal, maka tunjukkan kalau diri kita layak dibayar mahal.

Penggunaan barang-barang berkualias tinggi akan menambah “daya jual” kepada para klien, sekaligus menambah rasa percaya.

2. Bobotnya Ringan

Salah satu syarat laptop itu cocok bagi saya adalah memiliki bobot yang ringan, walaupun laptop itu kecil, tidak jarang laptop yang kurang nyaman untuk dibawa kemana-mana karena bobotnya yang tidak ringan.

Di acara gathering kemarin, saya terkesan dengan Asus ZenBook UX333 dan UX433 hanya 1,19 kg, dan UX533 1,67 kg, keduanya termasuk laptop paling ringan dengan spesifikasi yang ditawarkan.

Kenapa harus yang ringan? Kembali lagi, karena pekerjaan saya menuntun mobile, tidak melulu duduk dan bekerja di depan laptop, tapi harus kesana kemari meeting dan bertemu dengan rekan kerja.

Jadi, saat dibawa pakai tangan pun ringan dan ketika masuk tas juga tidak terlalu berat dan tidak membuat sakit pundak.

3. Ukurannya yang Tipis dan Ringkas

Saya sebagai desainer, mungkin Anda juga pasti menginginkan laptop yang tipis dan ringkas.

Karena untuk ukuran laptop sulit sekali dibuat tipis, penyebabnya utamanya adalah layar laptop yang memiliki bazel lebar, sehingga membuat ukuran bodi laptop ikut melebar.

Akibatnya, laptop tidak bisa dibilang ringkas dan memerlukan ekstra ruang untuk menyimpan dan membawanya.

Tapi berbeda dengan Asus yang mempunyai teknolodi NanoEdge Display, membuat seminimal mungkin bazel pada layar laptop, sehingga ukuran laptop pun bisa lebih ringkas.

Laptop pada umumnya mempunyai bazel sampai 20 mm, tapi untu ZenBook Asus yang ini, hanya 2,8 sampai 5,9 mm saja, super tipis dan layar terlihat lebih lega.

Penggunaan teknologi NanoEdge Display pada seri ZenBook terbaru ini menghasilkan tampilan visual yang belum pernah ada sebelumnya.

Didukung dengan resolusi tinggi teknologi NanoEdge Display mampu menghadirkan pengalaman visual yang lebih immersive dengan distraksi visual lebih minim, sangat cocok untuk ZenBook yang menyasar penggunaan di bidang kreatif dan hiburan.

Melengkapi NanoEdge Display yang inovatif adalah desain elegan pada bodi laptop ini. Sama seperti pendahulunya, desain bodi seri ZenBook terbaru menggunakan konsep Zen dengan spun-metal finish di bagian belakang layarnya. Dua pilihan warna juga telah disediakan, yaitu Royal Blue yang memberikan kesan mewah dan premium. Sementara warna Icicle Silver hadir dengan nuansa unik dan elegan. Pilihan warna Burgundy Red juga akan hadir pada ZenBook 13 UX333FN.

4. Baterainya Awet

Anda bisa tebak berapa lama Asus ZenBook seri UX ini bisa bertahan dengan pekerjaan normal?

2 jam? 4 jam? 6 jam?

Salah, Asus ZenBook seri UX ini bisa bertahan sampai 15 jam, tentu dengan aktivitas yang standar.

Kalau kebutuhan Anda hanya untuk pekerjaan ringan seperti mengetik dan pekerjaan kantor lainnya, laptop ini juaranya, bisa seharian tanpa perlu charge ulang.

Untuk penggunaan game, desain dan pekerjaan berat lainnya, laptop ini bisa bertahan mungkin sekitar 5-6 jam, dan itu sudah termasuk lama untuk pekerjaan berat.

5. Military Grade

Jauh sebelum saya dapat kesempatan menjajal langsung Asus ZenBook UX ini, saya sudah sering melihat review-nya di YouTube, seperti Raditya Dika ataupun Arif Muhammad.

Dari kedua YouTube itu, ada yang menarik perhatian saya, salah satunya adalah rancangan Asus ZenBook yang dibuat dengan standar militer, itu berarti laptop ini kuat banget.

Bahkan, reviewnya di channel YouTube Raditya Dika, dia menjadikan laptop ini untuk alas berjalan.

Di channel YouTube Arif Muhammad lebih parah, ia mencoba kekuatan laptop ini dengan melindasnya dengan sepeda motor.

Dan apa yang terjadi, laptop ini tetap hidup dan seperti tidak terjadi apa-apa. Keren.

6. Teknologi ErgoLift Design

ErgoLift Design adalah sebuah teknologi yang membuat bodi tiga ZenBook Classic ini menjadi terangkat secara otomatis ketika laptop dibuka, dengan sudut kemiringan 3 derajat.

Apa saja keuntungan ErgoLift Design ini? Ini dia 3 keuntungan adanya teknologi ErgoLift Design.

  • Membuat posisi mengetik menjadi lebih nyaman
  • Memaksimalkan performa audio
  • Sistem pendingin laptop menjadi lebih optimal

7. Konektivitas Lengkap

Salah satu kelemahan laptop tipis adalah tidak lengkapnya connector seperti USB port, HDMI, VGA, dan LAN.

Laptop tipis biasanya hanya ada USB port saja, dan menghilangkan port HDMI atau VGA, akibatnya saat hendak presentasi, kita harus menggunakan converter tambahan yang harganya cukup mahal.

Tapi hal itu tidak terjadi di laptop terbaru Asus ini, semua connectornya lengkap, Anda tidak perlu khawatir saat hendap presentasi dan tidak perlu membeli converter lainnya.

Karena laptop ini dirancang untuk para pekerja mobile tentu saja wajib memiliki fitur konektivitas yang sangat baik. Untuk itulah seri ZenBook terbaru kali ini tetap tampil dengan USB 3.1 Type-A sehingga penggunanya tetap bisa menghubungkan berbagai perangkat yang dibutuhkan.

Untuk perangkat modern, ASUS menyediakan port USB 3.1 Gen 2 Type-C yang memiliki kecepatan transfer data hingga 10Gbps. Sebagai tambahan, port HDMI, combo audio jack, dan pembaca kartu MicroSD ikut dihadirkan di jajaran laptop ZenBook terbaru ini.

8. Backlit Keyboard

Tahukah Anda bagaimana cara membedakan laptop premium dan standar?

Salah satu caranya adalah dengan melihat keyboardnya.

Kalau pakai backlit, itu berarti laptop premium.

Nah, Asus pun tidak lupa untuk menyematkan full-size backlit keyboard yang menghadirkan pengalaman mengetik lebih nyaman dari sebelumnya.

Ditambah lagi dengan key travel sejauh 1,4 milimeter, sehingga setiap tombol pada keyboard ZenBook Classic terbaru ini sengat nyaman saat ditekan.

Teknologi ini juga membuat kita lebih nyaman walaupun harus bekerja dalam keadaan gelap karena adanya LED backlit.

9. Virtual NumberPad

Kekurangan laptop tipis adalah tidak danya number pad seperti keyboard pada PC (personal computer), karena tidak memungkinkan menghadirkan number pad di laptop, karena hal itu akan membuat ukuran laptop menjadi semakin panjang.

Menyadari bahwa number pad sangat dibutuhkan oleh beberapa kalangan, pada Asus ZenBook UX333 dan UX433, keduanya hadir dengan numpad virtual yang bisa diaktifkan melalui tombol khusus.

Ketika tombol ditekan, numpad akan muncul pada touchpad menggunakan LED khusus dengan manggantikan fungsinya.

Sehingga, walaupun laptop ini ringkas dan tipis, Anda juga tidak kehilangan number pad.

10. Spesifikasi Tinggi

spesifikasi asus zenbook ux333 ux433 ux533

Tiga lini ZenBook terbaru sudah ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8 yang hemat daya sekaligus memiliki performa yang tinggi. Selain itu, ultrabook ini juga sudah dilengkapi dengan chip grafis dari NVIDIA dan menggunakan penyimpanan M.2 NVMe PCIe SSD yang sangat cepat.

Tidak hanya elegan dan berperforma tinggi, lini ZenBook terbaru juga tampil dengan bodi yang lebih kokoh dari sebelumnya. Mengantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810G, semua lini terbaru ZenBook lolos berbagai pengujian ekstrem mulai dari uji ketinggian, uji suhu dan kelembapan, hingga uji banting dan getaran.

Semua model seri ZenBook terbaru kali ini hadir dengan 3D infrared (IR) camera yang memiliki kemampuan untuk memindai wajah bahkan dalam kondisi gelap. Penggunaan kamera canggih ini memungkinkan proses pemindaian wajah untuk login menggunakan Windows Hello menjadi sangat cepat. Tidak seperti laptop lain yang memposisikan kameranya di bawah layar agar bezel bagian atasnya tetap tipis, seri ZenBook terbaru kali ini tetap hadir dengan kamera yang diposisikan berada di atas layar.

Seri ZenBook terbaru hadir dengan performa terbaik untuk pengguna on-the-go. Lini laptop terbaru ASUS ini ditenagai oleh prosesor Intel Core generasi ke-8 serta didukung oleh GPU NVIDIA GeForce untuk performa komputasi dan grafis terbaik di kelasnya. Opsi GPU NVIDIA GeForce MX150 tersedia untuk ZenBook 13 dan 14. Sedangkan ZenBook 15 ditenagai oleh GPU yang lebih kencang yaitu NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q.

Semua model ZenBook terbaru kali ini juga sudah menggunakan NVMe PCIe SSD berperforma tinggi dengan kapasitas hingga 512GB, serta dilengkapi dengan RAM hingga 16GB. Semua spesifikasi tersebut membuat lini ZenBook terbaru sangat ideal digunakan sebagai laptop sehari-hari yang serba guna, baik itu untuk bekerja, menikmati hiburan, membuat konten, hingga bermain game kasual.

Sebagai laptop yang bisa menemani berbagai kegiatan penggunanya, semua model ZenBook terbaru sudah dilengkapi dengan gigabit-class WiFi serta ASUS WiFi Master Technology, memastikan jajaran laptop ini selalu memiliki koneksi jaringan yang stabil. Sebagai tambahan, Bluetooth 5.0 memungkinkan ZenBook terbaru dapat dihubungkan dengan berbagai perangkat terkini.

257 total views, 1 views today

Perkenalkan saya Jarhie. Seorang blogger dan digital marketer. Email : contact@jarhie.com

No Comments

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.