Indahnya Tahun Baruan di Puncak Gunung Manglayang

Sensasi Tahun Baruan di Puncak Gunung Manglayang

Ini catatan saya tahun 2013 lalu, catatan pengalaman merasakan tahun baru di puncak Gunung Manglayang. Terletak diantara Sumedang dan Bandung mempunyai ketinggian sekitar 1818 mdpl, bukan gunung yang sangat tinggi namun memiliki pemandangan yang tak kalah indah.

puncak gunung manglayang

Teman-teman SMA saya

Pendakian ini saya lakukan bersama beberapa teman SMA, karena biasanya setiap tahun baru tiba kami adakan acara apapun, kadang ngeliwet (makan bersama) di salah satu rumah mereka yang penting bisa kumpul-kumpul melepas rindu setelah lulus dan mempunyai kesibukan masing-masing.

Jalur Pendakian Puncak Gunung Manglayang

Sebelum berangkat, saya googling jaur pendakian menuju puncak Gunung Manglayang, ada beberapa jalur yang bisa digunakan yaitu lewat Bumi Perkemahan atau Wanawisata, Situs Batu Kuda (Kab. Bandung), Palintang (Ujung Berung, Bandung) dan jalur Baru Beureum (Jatinangor). Kami memilih jalur Baru Beureum yang lebih cepat sampai ke puncak dengan track yang sulit, karena jalur lain mampunyai jarak tempuh yang cukup jauh, walaupun jalurnya bagus.

Kami mulai pendakian sekitar bada maghrib, saat itu hujan turun walaupun tidak lebat, tapi cukup untuk menambah kerepotan kami melakukan pendakian, dengan segala perlengkapan yang dibawa rasanya lelah sekali karena kemiringan jalur yang kami lalui itu sangat curam, rasanya ingin turun lagi tapi saya ingat pesan teman ‘karena beban terberat saat mendaki gunung ada di kepala kita’.

Kata Mutiara

Beberapa jam melakukan pendakian, akhirnya sampai di puncak Gunung Manglayang. Kami langsung memasang tenda. Tenda sudah berdiri, waktunya untuk beres-beres dan membuat perapian, selain untuk menghilangkan dingin sekaligus untuk kami membakar jagung, karena kami membawa sekarung jagung dari bawah tadi.

Pemandangan di Puncak Gunung Manglayang

Kami menikmati tahun baru di puncak Gunung Manglayang dengan jagung bakar dan menyaksikann ribuan kembang api mengudara disana sini, dan kami melihatnya dibawah kaki kami. Cukup lama hampir 1 jam lebih dari pukul 00.00 masih ada saja kembang api yang menyala.

puncak gunung manglayang

Pemandangan matahari terbit dari atas Manglayang

Keesokan harinya, kami disuguhi pemandangan matahari terbit yang menawan. Sengaja saat itu kami tidak langsung turun gunung, karena ingin mengabadikan foto diatas awan. Kami tunggu hingga hampir pukul 09.00 pagi, barulah awan-awan muncul dibawah kami, dan kami berada di atas awan. Yes!

puncak gunung manglayang

puncak gunung manglayang

puncak gunung manglayang

 

 

6 Comments

  • okkyoctora 01/01/2016 at 04:30

    wah destinasi yang perlu dicatat nih, siapa tahu bisa kesini lain waktu hehe.

    Reply
    • Jarhie 01/01/2016 at 05:40

      Iya kang wajib di catat. Seru

      Reply
  • Nindy 01/01/2016 at 04:53

    wohoo.. malem taun baruan di gunung.. Kerenn!!
    Tapi mah biasanya gunung rame banget kan yaa, kalo pas hari libur besar gini :DDD

    Reply
    • Jarhie 01/01/2016 at 05:41

      Iya teh bagusnya pas hari-hari biasa, biar enjoy

      Reply
  • Jeffi 01/01/2016 at 07:14

    Wah, hampir sama gan, tp bedanya saya di pantai

    Reply
    • Jarhie 01/01/2016 at 07:28

      Beda atuh kang gunung sama pantai mah hehe

      Reply

Leave a Comment