Pengalaman Menginap di Hotel Regata Bandung

Pengalaman Menginap di Hotel Regata Bandung

Hotel Regata Bandung berlokasi tidak jauh dari pusat kota, beralamat di Jl Setiabudi No. 35 Bandung. Hotel Regata juga dengan pusat perbelanjaan Cihampelas Walk, anda hanya perlu naik kendaraan beberapa menit saja.

Saya akan sharing pengalaman menginap di hotel tersebut. Terus terang saya belum explore seluruh isi Hotel Regata, karena memang waktu itu sambil kerja juga. Jadi kalau kebetulan ada waktu kosong, baru deh saya foto-foto dan lihat sana sini.

Hotel Regata Bandung

Desain

Waktu pertama kali datang, saya langsung amaze karena jarang sekali saya mengunjungi hotel yang di depannya berdiri beberapa tiang besar dengan gaya romawi kuno. Seperti bukan hotel, lebih mirip kerajaan masa lalu. Walaupun diatasnya tetap memakai desain minimalis ala hotel-hotel zaman sekarang.

Bagi saya, hotel ini tidak terlalu luas, tapi gagah. Saat saya datang, langsung menuju tempat parkir yang berada tepat di bawah lobby hotel. Saat memasuki area parkir, kita akan menemui sebuah lift yang mempunyai akses ke dalam hotel. Lift ini berada di salah satu ujung bangunan.

Fasilitas Hotel Regata Bandung

Regata mempunyai beberapa fasilitas yang bisa Anda manfaatkan, setidaknya ini beberapa fasiliats yang saya tau dan saya rasakan selama dua hari menginap disana.

1. Restoran

Seperti biasa, setiap hotel pasti mempunyai restoran. Tempat para tamu sarapan, makan siang dan makan malam. Regata Hotel mempunya dua restoran, pertama ada di lobby dan yang kedua ada di lantai 11 lantai paling atas. Sesuai pengalaman, restoran bawah digunakan untuk sarapan dan makan siang, dan makan malam dilaksanakan di lantai 11 sambil melihat night view Kota Bandung.

Restoran di lantai 11 disebut Deja Vu Party Pit, dengan desain interior yang mengadopsi gaya vintage membuat sekeliling tempat ini terlihat lebih nyaman, ditambah lagi furniture-nya juga mempunyai corak yang sama, ala-ala vintage pokoknya. Terpasang juga beberapa quote yang menembah kecantikan ruangan ini.

2. Ruang Meeting Hotel Regata Bandung

Karena saat itu acara kantor, tentu saya menggunakan salah satu ruangan meeting, yang saya pakai saat itu adalah ruangan Florenza, ukurannya tidak terlalu besar hanya sekitar 8 x 8,5 meter, tapi saat itu terasa sempit karena kami gunakan untuk menampung 40-an orang, untuk keluar masuk aja susah, karena memang over capacity. Ada ruangan yang lebih besar yaitu Belleza.

ruang meeting regata hotel bandung

Ruang Meeting Florenza

Menurut rekan saya yang mengurusi hotel, awalnya kami booking ruangan Belleza yang dua kali lebih luas dari Florenza, ternyata ada extend dari pengguna sebelumnya hingga setengah hari, jadi kami dipindah sementara di ruangan yang lebih sempit. Setelah makan siang, baru kami bisa pakai Belleza dan lebih leluasa.

Tapi keesokan harinya kami kembali harus memakai Florenza, karena ada DPRD salah satu kota yang memakai ruangan Belleza, entah bagaimana prosedurnya yang jelas saya dipindah-pindah ruangan jadi kurang nyaman, entah teman saya yang telat booking-nya atau bagaimana, saya gak paham.

3. Musholla (tempat sholat)

Bagi yang muslim, musholla adalah fasilitas yang banyak dicari saat berkunjung ke suatu tempat. Di Regata Hotel, musholla berada di lantai pertama (lantai M), ditempatkan di salah satu sudut ruangan dengan ukuran sekitar 3 x 4 meter. Untuk kami yang 40 orang, harus bergiliran ketika melaksanakan sholat.

4. Kolam Renang

regata hotel bandung

Regata Hotel mempunya kolam renang yang berada di lantai palng atas, bersebelahan dengan cafe Deja Vu Party Pit, bagi saya waktu yang pas menikmat view dari atas sini adalah saat jam makan malam dan ketika matahari terbit, kita bisa sambil berenang-berenang manjha. Karena kalau sudah agak siang, view tidak akan indah lagi, Bandung sudah penuh dengan polusi.

5. Toilet

Ada banyak toilet yang tersebar di hotel ini, dan hampir semuanya menggunakan sensor, seperti wastafel dan urinoir. Wastafel yang menggunakan sensor tangan mungkin sudah biasa, tapi bagi anda yang belum terbiasa menggunakan urinoir bersensor, harus hati-hati ya.

Jadi waktu itu, ada salah seorang teman saya yang belum terbiasa dan belum tau cara kerja urinoir yang pakai sensor, jadi kerepotan sendiri. Ketika kita buang air kecil, sensor akan mulai bekerja, kita tidak akan menemukan kran atau tombol untuk menyiram, karena air akan keluar secara otomatis saat kita meninggalkan urinoir tersebut.

Begitu pun dengan closet-nya, yang biasanya kita gunakan selang saat selesai buang air besar, nah di regata hotel kita tidak akan menemukan selang seperti closet pada umumnya, tapi menggunakan rear wash, kita hanya perlu memutar tuas di kanan bawah kemudian akan ada air yang keluar dari closet yang kita bisa gunakan untuk bersih-bersih setelah selesai BAB. Terasa kurang nyaman bagi yang belum terbiasa.

6. Wifi

regata hotel bandung

Salah satu hal yang pertama kali ditanyakan saat berkunjung ke suatu tempat adalah wifi, “Mas password wifi-nya ada ya?”, itu juga yang saya lakukan di Hotel Regata Bandung. Anda harus senang, karena wifi disini kenceng dan stabil, jadi bisa hemat kuota.

Kamar

Beralih ke kamar, saat itu saya kebagian kamar nomor 506, ruangan dengan dua kasur besar dan satu extra bed karena waktu itu kami 3 orang. Interiornya bagus, ada ornamen kayu yang mempercantik ruangan, ada juga meja kerja yang berada di samping jendela, cocok nih buat foto-foto. hehe

kamar regata hotel bandung

Foto : booking.com

Seperti toilet di lantai sebelumnya, closet-nya tidak menggunakan selang, dan tidak ada kran di bawah shower-nya. satu-satunya kran adalah di wastafel. Bagi yang muslim agak repot bagian sini, jika diharuskan sholat di kamar, kita harus wudhu pakai shower atau di wastafel. Setelah wudhu beres, karena ruangan kamar yang memanjang, membuat space kosong di kamar ini sangat sempit. Saya dan dua orang teman waktu itu hendak sholat berjamaah shubuh, agar repot sih, kiblat yang miring dan space yang sempit digunakan oleh 3 orang, jadi gak beraturan.

Semoga bisa jadi referensi, yang punya pengalaman lain, boleh share di kolom komentar ya.

 

 

No Comments

Leave a Comment